Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut kedatangan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0301 Pekanbaru Kolonel (Inf) Ikhsanuddin di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (5/3/2026). Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyambut kedatangan Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0301 Pekanbaru Kolonel (Inf) Ikhsanuddin di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (5/3/2026). Pertemuan tersebut membahas pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim tahun ini.
Dalam kesempatan itu, Agung mengapresiasi pelaksanaan program TMMD yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan yang digelar setiap tahun tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Sejumlah program yang dilaksanakan dalam TMMD antara lain pembangunan jalan, pembangunan rumah layak huni, hingga perbaikan rumah ibadah. Berbagai kegiatan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terlebih pelaksanaannya bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan.
Program TMMD tidak hanya berdampak pada peningkatan infrastruktur. Tetapi, program ini juga mampu mempererat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi yang memperkuat hubungan antara TNI, Polri, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Agung.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi TNI dalam membantu pembangunan daerah melalui program TMMD yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun. Program ini berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat.
Pada tahun ini, pelaksanaan TMMD difokuskan di tiga kelurahan di Kecamatan Tenayan Raya, yakni Tuah Negeri, Sialang Sakti, dan Sialang Rampai. Diharapkan, pelaksanaan program TMMD ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di wilayah tersebut, sebagaimana keberhasilan pelaksanaan TMMD sebelumnya di Kecamatan Rumbai Barat.
Untuk diketahui, program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” itu berlangsung selama 30 hari, dimulai sejak 10 Februar hingga 11 Maret. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mempercepat pembangunan di wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.