Wali Kota Pekanbaru Ziarah ke Makam Pendiri Kota dalam Tradisi Petang Belimau

18 Februari 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menaburkan bunga di salah satu makan di Kompleks Makam Marhum Pekan, Rabu (18/2/2026). Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menaburkan bunga di salah satu makan di Kompleks Makam Marhum Pekan, Rabu (18/2/2026). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melaksanakan ziarah ke Makam Pendiri Kota Pekanbaru dalam rangkaian tradisi Petang Belimau, Rabu (18/3/2024). Prosesi ziarah berlangsung khidmat di Kompleks Makam Marhum Pekan yang berada di kawasan Masjid Raya Pekanbaru.

Ziarah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menyambut Bulan Suci Ramadan. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama rombongan melakukan tabur bunga dan penyiraman pusara secara bergantian di kompleks pemakaman tersebut. 

Di lokasi itu terdapat enam makam utama, salah satunya merupakan makam Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah yang lebih dikenal dengan sebutan Marhum Pekan. Marhum Pekan dikenal sebagai Sultan kelima Kerajaan Siak sekaligus tokoh penting dalam sejarah berdirinya Kota Pekanbaru. 

Sultan Siak kelim mendirikan sebuah pekan atau pasar baru yang menjadi pusat aktivitas perdagangan di tepian Sungai Siak. Kemudian, kawasan tersebut berkembang menjadi cikal bakal berdirinya Kota Pekanbaru.

Di kompleks makam yang sama juga bersemayam jasad Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit. Sultan keempat Kerajaan Siak yang dikenal dengan nama Tengku Alam ini merupakan ayahanda Marhum Pekan

Marhum Bukit tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin yang memindahkan pusat Kerajaan Siak dari Mempura ke Bukit Senapelan. Selain menaburkan bunga, rombongan juga memanjatkan doa untuk para pendiri Kota Pekanbaru sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan mereka. 

Usai ziarah, rombongan melaksanakan salat Asar berjemaah di Masjid Raya Pekanbaru. Lalu, kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan menuju Taman Wisata Rumah Singgah Sultan Tuan Kadi sebagai lokasi pelaksanaan Petang Belimau. 

Tradisi Petang Belimau merupakan adat turun-temurun masyarakat Pekanbaru dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan. Tradisi yang ditandai dengan mandi balimau ini biasanya dilaksanakan satu hari sebelum umat Islam menunaikan ibadah puasa. Melalui tradisi tersebut, masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh suka cita, sekaligus sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin.