Wawako Pekanbaru Tinjau Pustu Okura, Pemko Rencanakan Renovasi Menyeluruh

26 Januari 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar mendengarkan penjelasan Camat Rumbai Timur Syamsudin terkakit kondisi Pustu Okura, Senin (26/1/2026). Foto: Istimewa.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar mendengarkan penjelasan Camat Rumbai Timur Syamsudin terkakit kondisi Pustu Okura, Senin (26/1/2026). Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar meninjau langsung kondisi Puskesmas Pembantu (Pustu) Okura yang berada di Kelurahan Tebing Tinggi Okura, Kecamatan Rumbai Timur, Senin (26/1/2026). Pemko Pekanbaru berencana melakukan renovasi berat atau renovasi secara menyeluruh terhadap fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

Markarius menjelaskan, opsi renovasi berat dipilih karena pembangunan ulang akan memerlukan proses penghapusan aset yang cukup rumit. Oleh karena itu, pemko mengambil langkah paling memungkinkan. Agar, peningkatan kualitas layanan kesehatan tetap dapat segera direalisasikan.

“Jika dibangun ulang, penghapusan asetnya cukup rumit. Maka, yang bisa kami lakukan adalah renovasi berat atau total. Supaya, Pustu ini tetap layak dan representatif,” katanya.

Pustu Okura memiliki peran strategis. Karena, Pustu Okura berada di kawasan pintu masuk Kota Pekanbaru dari arah Kabupaten Siak. 

Dengan posisi tersebut, pelayanan kesehatan harus mencerminkan kualitas layanan secara keseluruhan di Pekanbaru. Selain perbaikan fisik bangunan, Pemko Pekanbaru juga berencana menambah tenaga kesehatan (nakes). 

Saat ini, Pustu Okura hanya dilayani oleh tenaga perawat. Ke depan, keberadaan seorang bidan dinilai sangat penting, khususnya untuk melayani persalinan warga setempat.

“Seharusnya, Pustu ini dilengkapi dengan bidan agar dapat melayani persalinan masyarakat Okura. Penambahan tenaga kesehatan menjadi perhatian kami,” ujar Markarius.

Pemko Pekanbaru menargetkan renovasi Pustu Okura dapat direalisasikan pada tahun ini. Hal ini sebagai bagian dari komitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar bagi warga, khususnya di wilayah pinggiran kota.