Jumat, 07 Agustus 2020

POLITIK

Baru Cair 8 Persen, AHY 'Genjot' Pemerintah Segera Cairkan Insentif Tenaga Medis

news24xx


Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yuddhoyono (foto: Istimewa/internet) Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yuddhoyono (foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yuddhoyono (AHY) meminta pemerinta untuk segera bertindan cepat menuntaskan proses pencairan instentif bagi para tenaga medis yang menangani Covid-19.

Permintaannya diutarakannya melalui akun media sosial Twitter @AgusYudhoyono, Jumat, 3 Juli 2020.

" Kami @PDemokrat mendorong pemerintah utk mempercepat proses pencairan insentif para tenaga medis," terangnya.

Caranya dengan memotong jalur birokrasi dan melibatkan stakeholder kesehatan untuk proses verifikasi serta validasi tenaga kesehatan yang terdaftar di seluruh Indonesia.

Tambahnya, pemerintah juga dapat melakukan proses validasi yang dapat dilakukan dengan mengaktifkan help desk yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota untuk membantu percepatan pelaporan.

Baca Juga: NasDem Kembali Utarakan Kekecewaaan Usai RUU PKS Ditarik Dari Prolognas Prioritas 2020

www.jualbuy.com

Pemerintah juga menurutnya dapat membuat sistem pelaporan terhubung dan terintegrasi bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Pulang Kampung, Zulkifli Hasan Jadi Teringat Dengan Ubi Rambat

"Janji Pemerintah Pusat utk mendukung bid. kesehatan spt yg tertuang dlm UU No.2/2020 hrs segera direalisasikan. Kejelasan insentif bagian dr apresiasi atas keteguhan mereka. Kami yakin tenaga medis bekerja profesional, tanpa berharap imbalan. Tapi janji Pemerintah hrs direalisasi," pintanya.

Percepatan ini beralasan karena dia mengetahi bahwa pencairan insentif bagi tenaga medis baru mencapai 8,57 persen dari anggaran sebesar Rp5,6 triliun.

" Sedangkan akibat pelonggaran kegiatan publik, membuat wabah makin menyebar. Kasus positif diatas 1.000/hari dgn rekor tercatat 1.624 kasus (1/7). Sdh 39 dokter, 31 perawat gugur akibat Covid-19," tutupnya.





loading...
Loading...