Rabu, 12 Agustus 2020

POLITIK

Pengamat Nilai Jokowi Tak Main-Main Hapus 18 Lembaga Negara

news24xx


Presiden RI Joko Widodo (foto: Istimewa/internet) Presiden RI Joko Widodo (foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin meyakini bahwa Presiden RI Joko Widodo tak main-main bakal merampingkan 18 lembaga yang dipimpinnya.

Menurutnya penghapusan lembaga dibutuhkan untuk mengurangi beban anggaran negara di tengah pandemi virus corona (Covid-19) dinukil dari rmol.id, Selasa, 14 Juli 2020.

" Soal ancaman pembubaran lembaga bisa saja benar dan terjadi," terangnya.

Berbeda dengan ancaman reshuffle kabinet yang diyakininya masih tanda tanya.

Baca Juga: Pajang Foto Muda Dengan Fadli Zon, Fahri Hamzah: Ganteng Mana Coba?

www.jualbuy.com

Untuk diketahui, Jokowi mengaku akan merampingkan 18 lembaga ditengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Tahapan Musda Golkar Inhil Dimulai, Panitia Buka Pendaftaran Balon Ketua

Tujuannya untuk percepatan kinerja demi menekan dampak ekonomi. Pernyataan ini disampaikannya di Istana Merdeka, Senin, 13 Juli 2020.

" Dalam waktu dekat ini ada 18. Semakin ramping organisasi ya cost-nya kan semakin bisa kita kembalikan. Anggaran, biaya. Kalau pun bisa kembalikan ke menteri kementerian, ke dirjen, direktorat, direktur, kenapa kita harus pake badan-badan itu lagi, ke komisi-komisi itu lagi," ucap Jokowi.





loading...
Loading...