Kabupaten Kota di Riau Didorong Tetapkan Siaga Banjir Jika Ada Potensi

29 November 2025
Kepala BPBD Damkar Riau, Edy Afrizal

Kepala BPBD Damkar Riau, Edy Afrizal

RIAU1.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, meminta kepada pemerintah kabupaten/kota untuk dapat meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi bencana, saat tingginya curah hujan saat ini.

Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, memang hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya daerah yang terjadi banjir. Namun demikian, dengan terus meningkatnya curah hujan, potensi bencana tersebut sudah patut diwaspadai.

“Saat ini curah hujan di provinsi Riau sudah mulai meningkat. Karena itu kami minta pemerintah kabupaten/kota untuk dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir dan juga tanah longsor,” katanya, Jumat.

Lebih lanjut dikatakannya, karena itu, pihaknya juga meminta kepada pemerintah kabupaten/kota yang daerahnya berpotensi terjadi bencana banjir atau sudah ada yang mengalami bencana tersebut. Agar hendaknya segera menetapkan status siaga darurat banjir tersebut.

“Kami mendorong kabupaten/kota mana daerah yang punya potensi segera tetapkan status, kalau kabupaten/kota sudah ada menetapkan provinsi segera menetapkan,” ujarnya.

Sementara itu, untuk bencana Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sebelumnya sempat terjadi di beberapa kabupaten/kota di Riau, saat ini sudah berhasil dipadamkan. Dengan demikian, saat ini di Provinsi Riau sudah tidak terdapat titik api lagi. 

Sedangkan untuk status siaga darurat Karhutla provinsi Riau akan berakhir pada 30 November mendatang. Pihaknya berharap kondisi Karhutla di Riau dapat terus dikendalikan hingga berakhirnya status siaga tersebut.

“Kalau status siaga darurat Karhutla akan berakhir pada 30 November. Mudah-mudahan Karhutla di Riau dapat terus dikendalikan, karena saat ini intensitas hujan di Riau sudah terus meningkat,” harapnya.*