Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Rohil, Acil Rustianto
RIAU1.COM - Isu krisis moral di kalangan remaja dan kondisi keuangan daerah menjadi sorotan utama dalam apel Senin pagi Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang digelar di Taman Budaya Batu 6, Bagansiapiapi, Senin (20/4/2026).
Apel tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil Fauzi Efrizal, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga jajaran pejabat fungsional dan ASN di lingkungan Pemkab Rohil.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Rohil, Acil Rustianto, yang bertindak sebagai Pembina Apel, mengawali arahannya dengan menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Ia mengingatkan bahwa saat ini daerah sedang melakukan penyesuaian kekuatan fiskal sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (HKPD).
"Seluruh Kepala OPD dijadwalkan hadir dalam rapat koordinasi di lantai 3 pukul 10.00 WIB pagi ini. Kita harus melakukan langkah-langkah penyesuaian kegiatan agar tetap selaras dengan kondisi keuangan daerah, tanpa mengurangi efektivitas pelayanan publik," tegasnya.
Suasana apel sempat menghening saat Kasatpol PP menyinggung fenomena sosial yang kian memprihatinkan di Rokan Hilir. Hal ini dipicu oleh aksi unjuk rasa warga di Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) baru-baru ini yang menuntut pemberantasan peredaran narkoba. Berdasarkan hasil patroli Satpol PP bersama pihak Camat, Polsek dan Koramil Kec.Bangko Kab. Rokan Hilir, ditemukan fakta mengejutkan mengenai perilaku remaja di wilayah tersebut.
"Kami mendapati para pelajar masih berkeliaran di tempat karaoke hingga pukul satu pagi. Mirisnya, ada yang terjaring di kamar hotel akibat aplikasi kencan daring. Ini kenyataan yang pahit. Di manakah pengawasan orang tua terhadap mereka?" ungkap Acil penuh keprihatinan.
Ia menegaskan bahwa ancaman narkoba dan prostitusi terselubung kini sudah mulai menjalar ke anak-anak di bawah umur. Ia mengimbau seluruh ASN dan masyarakat untuk memperketat pengawasan keluarga.
"Pastikan anak-anak sudah berada di rumah saat waktu Maghrib tiba. Kenali lingkungan pertemanan mereka. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari karena kelalaian kita sendiri dalam menjaga keluarga," tambahnya.
Di akhir amanatnya, Kasatpol PP memberikan apresiasi khusus kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) yang bertugas sebagai pelaksana upacara. Ia memuji kekompakan dan kedisiplinan petugas yang dianggap mampu menjadi teladan bagi instansi lainnya.
Ia juga berpesan kepada para pimpinan OPD agar terus konsisten dalam membina bawahan, menjaga profesionalisme, serta tidak lelah dalam menyuarakan kebaikan demi kemajuan Rokan Hilir.*