Sekretaris Daerah Kabupaten rohil, H. Fauzi Efrizal
RIAU1.COM - Meski menghadapi keterbatasan anggaran, sebanyak 95 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diklaim tetap menunjukkan disiplin tinggi dengan menghadiri apel gabungan hari kerja perdana tahun 2026 yang dipimpin Sekretaris Daerah H. Fauzi Efrizal, Taman Budaya Batu Enam, Bagansiapiapi, Senin (5/1/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Rokan Hilir, H. Fauzi Efrizal, dalam arahannya menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, dan loyalitas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan, khususnya di tengah tantangan fiskal yang dihadapi daerah. #
Sekda menyampaikan bahwa tingkat kehadiran ASN pada apel perdana tersebut mencapai sekitar 95 persen, sebuah indikator positif yang mencerminkan tingginya komitmen dan kepatuhan aparatur terhadap kewajiban kedinasan.
Capaian ini, menurutnya, harus menjadi modal sosial dan institusional untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) sepanjang tahun 2026.
“Kehadiran ASN yang hampir menyeluruh pada apel perdana ini menunjukkan kesiapan aparatur dalam mengawali tahun kerja. Disiplin kehadiran merupakan fondasi utama bagi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik,” tegas Sekda usai memimpin apel perdana kepada awak media.
Lebih lanjut, Sekda mengingatkan bahwa keterbatasan anggaran daerah tidak dapat dijadikan alasan untuk menurunkan mutu pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa ASN tetap dituntut untuk bekerja secara optimal, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik, sejalan dengan prinsip good governance dan akuntabilitas pemerintahan.
“Kondisi fiskal memang sedang menghadapi tantangan, namun hal tersebut tidak boleh mengurangi semangat pengabdian. Pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan dengan baik, efektif, dan berkeadilan,” ujarnya.
Sekda Rohil, Fauzi Efrizal Berfoto Bersama dengan Seluruh ASN Diskominfotiks Rohil Sekda menjelaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rokan Hilir Tahun Anggaran 2026 saat ini berada dalam kondisi defisit yang cukup signifikan.
Meski demikian, proses pengesahan APBD telah melalui tahapan evaluasi oleh Pemerintah Provinsi Riau serta Kementerian Dalam Negeri, dan dalam waktu dekat akan dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk mendukung pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menyampaikan bahwa secara kuantitas, jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dinilai telah mencukupi. Hal ini diperkuat dengan penyerahan Surat Keputusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu kepada 2.479 orang, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelayanan di berbagai sektor strategis.
Dengan dukungan sumber daya aparatur yang memadai serta tingkat kedisiplinan yang tinggi, Sekda menyatakan optimisme bahwa kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hilir dapat terus ditingkatkan.
Ia juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi dan pemerintah pusat guna membantu pemulihan dan stabilisasi kondisi keuangan daerah.
“Dengan sinergi, kedisiplinan, dan komitmen bersama, saya optimistis Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir mampu menjawab tantangan yang ada dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.*