Pertemuan Pemkab Rohil dengan Kemenag
RIAU1.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mulai mematangkan persiapan keberangkatan jemaah calon haji (JCH) tahun 1447 H / 2026 M.
Hal ini ditandai dengan pertemuan silaturahmi antara Bupati Rohil, H. Bistaman, dengan jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Rokan hilir.
Kepala Kementrian Haji & Umroh Kabupaten Rohil, M. Syafri Johan, melaporkan bahwa koordinasi antara kementerian dan jajaran Pemerintah Daerah terus diperkuat demi memastikan kelancaran ibadah tamu Allah dari "Negeri Seribu Kubah".
Syafri memaparkan, rangkaian manasik haji tingkat kecamatan telah sukses dilaksanakan di tiga titik.
"Pasca Idul Fitri, tepatnya 11 April 2026, kita akan gelar manasik haji tingkat kabupaten untuk memantapkan persiapan jemaah," ungkap Syafri.
Untuk tahun ini, tercatat sebanyak 204 jemaah asal Rokan Hilir yang siap diberangkatkan. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (Kloter), yakni Kloter 6 : 142 Jemaah dan Kloter 8 : 62 Jemaah.
"Jemaah dijadwalkan bertolak dari Rohil menuju Batam pada 26 April 2026. Selang sehari, yakni 27 April 2026, jemaah akan langsung diterbangkan dari Embarkasi Batam menuju Madinah," tambahnya.
Merespons laporan tersebut, Bupati Rohil H. Bistamam menegaskan komitmen Pemkab Rohil untuk memberikan pelayanan terbaik. Bupati meminta agar seluruh jemaah dikumpulkan di satu titik masjid sebelum keberangkatan untuk prosesi pelepasan resmi.
"Insya Allah, kami dari Pemerintah Daerah akan mendampingi langsung hingga ke Batam untuk melepas keberangkatan jemaah menuju Madinah. Kami ingin memastikan jemaah merasa aman dan diperhatikan," ujar H. Bistamam.
Senada dengan Bupati, Sekda Rohil Fauzi Efrizal membawa kabar baik terkait akomodasi. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya transportasi jemaah dari Rokan Hilir menuju Batam (via Dumai) akan sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir.
Di akhir pertemuan, Bupati menginstruksikan pihak penyelenggara untuk segera menyerahkan rincian kebutuhan logistik jemaah.
"Segera sampaikan apa saja kelengkapan yang perlu disiapkan oleh Pemda. Saya ingin semua siap secepat mungkin agar jemaah kita bisa fokus beribadah dengan nyaman dan lancar tanpa memikirkan kendala teknis," pungkas Bupati.*