Sidak, Wabup Rohil Pastikan Isi Tabung 3 Kg Sesuai Takaran

12 Maret 2026
Penimbangan takaran LPG 3 Kg saat sidak Wabup Rohil, Jhony Charles

Penimbangan takaran LPG 3 Kg saat sidak Wabup Rohil, Jhony Charles

RIAU1.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Wakil Bupati (Wabup) Rokan Hilir (Rohil), Jhony Charles, bersama Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Rabu (11/03/2026). 

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Metrologi Disperindagsar Rohil Dan Camat Tanah Putih serta Kapolsek Tanah Putih, Sidak ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan pasokan energi serta melindungi konsumen dari praktik kecurangan takaran menjelang puncak arus mudik. 

Di SPBU Banjar XII, Wabup dan Kapolres memantau langsung proses kalibrasi atau uji tera pada mesin pompa bahan bakar. Langkah ini diambil untuk memastikan volume BBM yang dikeluarkan sesuai dengan angka yang tertera di panel mesin. 

"Fokus kami adalah memastikan stok BBM aman menghadapi mudik Lebaran. Selain itu, bersama tim Metrologi, kami memastikan alat ukur di SPBU ini akurat. Jangan sampai masyarakat dirugikan oleh takaran yang tidak sesuai," ujar Jhony Charles.

Usai menyisir SPBU, rombongan melanjutkan peninjauan ke SPBE setempat guna memeriksa proses pengisian tabung gas melon 3 kg. Pemeriksaan meliputi pengecekan berat isi tabung (timbangan) untuk memastikan kesesuaian standar, serta memantau stabilitas harga agar tidak terjadi lonjakan di tingkat pangkalan. 

"Kami pastikan isi tabung 3 kg sesuai takaran dan stoknya mencukupi untuk kebutuhan rumah tangga selama Idul Fitri. Kami juga menegaskan agar tidak ada kenaikan harga sepihak yang memberatkan warga," tegasnya. 

Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, menegaskan bahwa sidak ini bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat agar tidak terjadi kelangkaan atau praktik kecurangan di tengah meningkatnya kebutuhan energi saat arus mudik. 

“Kami bersama Pemerintah Daerah melakukan pengecekan langsung di lapangan. Hasilnya, stok BBM dan gas Elpiji 3 kg terpantau dalam kondisi aman dan mencukupi. Masyarakat tidak perlu khawatir dan kami imbau jangan melakukan panic buying atau penimbunan,” ujar AKBP Isa Imam Syahroni. 

Dalam pengecekan di SPBU CODO Banjar XII dan SPBU Ujung Tanjung, tim melakukan uji petik menggunakan alat Terra Meter. Dari standar toleransi 200 mililiter yang ditetapkan, ditemukan hasil pemeriksaan hanya di angka 70 mililiter, yang artinya masih jauh di bawah batas toleransi dan sesuai standar Pertamina. 

“Tidak ditemukan indikasi penyimpangan. Kualitas dan takaran BBM di wilayah Hukum Polres Rohil masih dalam kondisi normal dan sangat baik,” tambahnya. 

Sementara itu, di SPPBE PT Riau Sarana Sejahtera, stok gas Elpiji tercatat sebanyak 89 ton dengan rata-rata penyaluran 16.800 tabung per hari. Pemeriksaan kuantitas tabung 3 kg juga menunjukkan berat yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 

Kepala Disperindagsar Rohil melalui Kabid Metrologi, Dona Doni, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan teknis, kondisi mesin pompa dan pengisian gas masih dalam kondisi normal. 

"Dari hasil sidak hari ini, secara umum ketersediaan stok BBM dan Elpiji di wilayah Tanah Putih terpantau aman. Hasil uji tera pada mesin pompa juga masih berada dalam batas toleransi yang diizinkan," tutupnya.*