Sabtu, 29 Januari 2022

ROKAN-HULU

Vaksinasi Covid-19 di Rokan Hulu Rendah, Istri Bupati Bujuk Masyarakat

news24xx


Peni Herawati Sukiman/Net Peni Herawati Sukiman/Net

RIAU1.COM - Masyarakat Rokan Hulu dihimbau Ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Hj Peni Herawati Sukiman agar mau mengikuti vaksinasi demi terbentuknya herd imunity di Negeri Seribu Suluk. 

Baca Juga: Aparat Pemkab Rohul Harus jadi Contoh Vaksinasi



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

Peni menyebut, TPP PKK Rokan Hulu akan turut serta dalam melakukan sosialisasi demi mendukung percepatan vaksinasi di masyarakat. 

"TPP PKK sebagai mitra pemerintah daerah dalam upaya mendukung percepatan vaksinasi akan turut serta melakukan sosialisasi terhadap kegiatan vaksinasi di masyarakat," katanya, Ahad (21/11). 

Dia menyebutkan, vaksinasi tak hanya membantu pemerintah dalam memutus mata rantai persebaran covid, tapi juga sebagai usaha menjaga masyarakat agar tetap bisa berkegiatan dan beraktifitas. 

"Sebagai mitra pemerintah daerah, kami juga ikuti sosialisasi percepatan vaksinasi bersama TP PKK Provinsi Riau. Dengan demikian, kami juga siap untuk melakukan sosialisasi nantinya ke masyarakat,"ujarnya.

Saat ini status PPKM Level III di Rokan Hulu, sambung dia, bukan disebabkan oleh tingginya angka kasus Covid, melainkan disebabkan oleh rendahnya angka vaksinasi di masyarakat. 

"Kami berkomitmen bagaimana menurunkan angka Covid-19 di Rohul termasuk akan ikut menurunkan level. Kita ini sebenarnya masih level 3, bukan karena tingginya kasus Covid-19, tapi masih rendahnya cakupan Vaksinasi kita,” ujarnya

Lanjut Hj Peni, indikator dalam penilaian level berpengaruh pada capaian vaksinasi dosis pertama. Makanya Ia mengajak Puskesmas se Rohul bagaimana diprioritaskan vaksin dosis pertama ditengah masyarakat.

Baca Juga: Bupati Sukiman Turun Langsung Motivasi Anak untuk Divaksin Covid-19

“Setelah vaksin dosis pertama sudah merata, baru kita menginjak dosis kedua, agar terciptanya herd immunity ditengah masyarakat untuk menjaga kesehatan agar tidak terpapar Covid-19," tutur dia.*
 





loading...
Loading...