Selasa, 07 April 2020

SIAK

Melalui Program CSR, PT IKPP Taja Pelatihan Membatik. Murseno: Kita akan dorong potensi Lokal

news24xx


Para peserta pelatihan membatik yang ditaja IKPP Para peserta pelatihan membatik yang ditaja IKPP

RIAU1.COM - PT Indah Kiat Pulp and Paper (IKPP) melalui program Corporate Social Responbiliy bekerjasama dengan Dekranasda Siak menggelar pelatihan membatik di Rumah Pintar Abdul Wahid PT IKPP Perawang.

Kegiatan itu berlangsung selama 4 hari dari tanggal 11 - 14 Februari 2020, diikuti oleh 15 orang peserta dari kecamatan Tualang.

Pimpinan Corporate Social Responbility PT IKPP Perawang melalui Murseno menyebutkan, kegiatan ini diharapkan nantinya peserta bisa mengembangkan motif-motif batik, hingga lahirlah para pengrajin batik yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya.

Baca Juga: Sempat Komunikasi Melalui Radio, KLM Maju Jaya 89 Karam Usai Bertabrakan dengan TB Lotus 82

www.jualbuy.com

"Kami mendorong potensi lokal sehingga bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya dalam bidang pembatik ini," ungkap Murseno Jum'at 14 Februari 2020.

Murseno yang juga merupakan pengurus Forki Kabupaten Siak itu juga mengatakan, pelatihan membatik ini nantinya benar-benar dapat di lanjutkan dan di kembangkan di Siak maupun di Perawang, sehingga dapat memproduksi kain batik sesuai corak yang diinginkan.

"Batik ini juga termasuk peluang wirausaha di Kota Industri ini, Selama kegiatan ini berlangsung, juga terlihat antusias peserta yang cukup tinggi dalam mengukuti pelatihan membatik yang diarsiteki Handoyo yang berasal dari kota pendidikan Yogyakarta, pak Handoyo pun dalam melatih peserta selalu terbuka dan memberikan ilmunya," jelasnya.

"Selama 4 hari kedepan, para peserta itu akan di gembleng oleh pak Handoyo. Pelatihan membatik ini dengan sistem tutup celup. Ini bisa lebih murah dengan penggunaan pewarna naptol," sebutnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Siak Rasidah Alfedri menyambut baik kepada pihak PT IKPP Perawang yang telah menyediakan fasilitas  untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas para pembatik di Siak.

Baca Juga: Pedagang Wisata Kuliner Turap Mengeluh, Omset Turun Hingga 80 Persen

Iklan Riau1

Menurutnya, dengan pelatihan itu bisa meningkatkan kemampuan membatik, meningkatkan kualitas produk serta bisa meningkatkan dan menambah pendapatan keluarga.

"Kami menyambut baik pelatihan program CSR dari IKPP ini, tentunya diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Selain mendorong kualitas produk juga bisa membantu memfasilitasi pemasarannya secara berkelanjutan," kata Rasidah. 

Ia berharap para peserta memafaatkan kesempatan pelatihan itu untuk meningkatkan kemampuan serta mempraktikan teknik-teknik baru yang disampaikan oleh pembimbing selama empat hari pelatihan.

Hasbi salah satu peserta asal Tualang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada 'rumah pintar' dan optimis ilmu yang diperolehnya akan diterapkan hingga bisa menjadi sumber pendapatan bagi dirinya. 

Sementara Merry, salah satu pembatik binaan Dekranasda Siak mengatakan, kalau ilmu yang didapat bisa membuat aneka harga jual batik yang beragam dan terjangkau bagi orang banyak.





Loading...