Rabu, 06 Juli 2022

SIAK

Angka Stunting Tahun 2024 Ditargetkan Pemkab Siak Turun Jadi 14 Persen

news24xx


Usai apel siaga virtual Usai apel siaga virtual

RIAU1.COM - Wakil Bupati Siak, Husni Merza mengikuti kegiatan Apel Siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) Nusantara Bergerak melalui virtual, di Ruang Bandar Siak. 

Baca Juga: Mempura Siak Kini Miliki Rumah Restorative Justice

Pelaksanaan apel siaga TPK secara serentak tersebut, diselenggarakan di Alun-alun Kabupaten Subang Provinsi Jawa Barat. Dengan mengusung tema tim pendamping keluarga (TPK) bergerak secara serentak di kabupaten atau Kota se-Indonesia.

"Banyak arahan - arahan menarik yang kita dapatkan dalam kegiatan ini, dan ini juga merupakan semangat dan komitmen bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk menangani stunting kedepan. Khususnya kita di Kabupaten Siak ini, untuk mencapai penurunan stunting sesuai dengan target yang kita canangkan" kata Husni usai mengikuti kegiatan tersebut.

Selain itu Husni juga mengatakan, melalui kegiatan apel siaga Tim Pendamping Keluarga (TPK) ini menjadi semangat baru bagi tim pendamping keluarga khususnya menangani masalah penurunan stunting di Kabupaten Siak.

"Angka stunting di Kabupaten Siak saat ini sebesar 19 persen, dan merupakan standar dibawah Provinsi juga Nasional. Artinya kita lebih bagus dari provinsi yang angka stuntingnya mencapai 22 persen dan pusat 24 persen, Pemerintah Kabupaten Siak menargetkan di 2024 angka stunting menjadi 14 persen"ungkap Husni.

Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Saifullah menyebutkan, sesuai dengan kewenangan di DP3AP2KB, untuk program stunting lebih memfokuskan kepada tenaga pendamping keluarga (TPK), sementara untuk penanganan kasus stunting oleh Dinas Kesehatan. 

Baca Juga: Pada Pelantikan HPPMS-R, Wabup Husni Sampaikan Harapan Khusus

"Kita sudah membentuk kelompok-kelompok TPK yang jumlah kadernya sebanyak 774 orang yang berada di 131 Desa/Kelurahan di Kabupaten Siak. Jadi itu upaya kita, kita akan memberikan pendampingan kepada mereka dan kita juga akan mengadakan pelatihan yang langsung di bina BKKBN Provinsi Riau untuk tenaga pendamping ini" ujarnya.*





loading...
Loading...