Penyelundupan Ratusan Dus Rokok Ilegal Dibongkar Polres Dharmasraya

Penyelundupan Ratusan Dus Rokok Ilegal Dibongkar Polres Dharmasraya

28 September 2022
Ratusan dus rokok ilegal yang diamankan Polres Dharmasraya (Foto/Polres Dharmasraya)

Ratusan dus rokok ilegal yang diamankan Polres Dharmasraya (Foto/Polres Dharmasraya)

RIAU1.COM - Pria berinisial ID (43) diringkus polisi terkait penyeludupan rokok ilegal di Kabupaten Dharmasraya. Seorang pelaku beserta truk bermuatan 542 dus rokok ilegal diamankan.

“Kami sering mendapatkan informasi tentang dugaan penyeludupan rokok ilegal yang melintas di wilayah hukum Polres Dharmasraya. Rokok ilegal ini dari luar Sumbar,” kata Kasat Reskrim Polres Dharmasraya, AKP Dwi Angga Prasetyo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/9/2022) seperti dimuat Langgam.id.

Disebutkan, pengungkapan rokok ilegal itu dilakukan pada 30 Agustus 2022. Pelaku merupakan warga Kabupaten Banyuasin, Provinsi Jambi.

Pelaku tidak berkutik saat digerebek petugas. Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan.

Dwi menyebutkan, saat itu didapat truk yang dikemudikan pelaku melintas. Truk diketahui bermuatan 542 dus rokok ilegal bermerek Luffman.

“Kami amankan satu orang terduga pelaku yang berprofesi sebagai kurir (sopir truk),” katanya.

Loading...

Namun saat proses penangkapan, kata dia, satu orang terduga pelaku lainnya berhasil kabur. Sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengejaran.

“Masih dalam pengejaran kami,” tuturnya sembari menyebutkan untuk satu terduga pelaku dan barang bukti telah dibawa ke Polres Dharmasraya.

Pelaku dikenakan pasal 199 ayat (1) Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Kemudian juga berpotensi dikenakan Pasal 62 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Atau, dapat dikenakan Pasal 114 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang diubah pada Pasal 104 Undang Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo 55 KUHPidana.

“Ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun dan denda paling banyak Rp10 miliar,” sebut dia.*