Imam Masjid Dikeroyok Sejumlah Warga

3 Mei 2026
Ilustrasi/net

Ilustrasi/net

RIAU1.COM - Seroang imam masjid di Kota Palopo, Sulawesi Selatan menjadi korban pengeroyokan oleh satu keluarga karena menegur dan diduga menjitak bocah yang bermain pengeras suara atau mikrofon dalam masjid.

Korban bernama Ahmad (62) dikeroyok sekitar empat empat orang di halaman Masjid As-Salam, Kelurahan Benteng, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo hingga mengalami luka robek dan lebam di wajah. Dia sempat dirawat di rumah sakit selama 3 hari.

Kejadian pengeroyokan itu terjadi pada 29 April 2026. Setalah (memimpin) salat Asar, saya hendak turun dari masjid. Ternyata sudah ada keluarga dari anak yang sebelumnya ditegur lantaran memainkan mikrofon masjid, di situ mereka memarahi saya karena dikira memukul anaknya,” kata Ahmad kepada Beritasatu.com, Ahad (3/5/2026).

Ahmad mengaku tidak bermaksud menyakiti bocah itu. Dia hanya berupaya memberi peringatan karena bocah itu memainkan mikrofon masjid saat hendak memasuki waktu salat Asar. Namun, sang bocah ternyata tidak terima ditegur dan melaporkan kepada orang tuanya, sehingga keluarganya langsung mendatangi korban. 

Ahmad langsung diadang oleh para pelaku begitu keluar dari masjid setelah mengimami salat asar berjemaah. Dia sempat berupaya menjelaskan duduk perkaranya, tetapi para pelaku tetap memarahinya. 

“Saat menjelaskan kejadiannya, tiba-tiba ada pukulan dari arah belakang dan mereka langsung memukuli saya secara bersama-sama," ujar Ahmad.

Dia mengaku ada empat pelaku yang memukulinya, tiga pria dewasa dan satu perempuan.

Ahmad sudah melaporkan kasus itu kepada polisi dan berharap diusut secara tuntas.*