Belasan Rumah di Tambelan Kepri Terbakar

Belasan Rumah di Tambelan Kepri Terbakar

30 Juli 2023
Puing-puing bekas kebakaran di Tambelan Kepri

Puing-puing bekas kebakaran di Tambelan Kepri

RIAU1.COM - Rumah warga di Kecamatan Tambelan, Bintan Kepulauan Riau akhir pekan ini sekira pukul 14.30 WIB dilahap api.

Akibatnya, 11 rumah warga di Desa Kampung Hilir dan Desa Kampung Melayu, Tambelan hangus.

Terdata sekira 52 orang warga dari sekira 16 kepala keluarga (KK) mengungsi imbas dari insiden ini.

Berdasarkan keterangan Camat Tambelan Baharudin Ngabalin, api dengan cepat menghanguskan beberapa rumah warga yang sebagian besar adalah bangunan semi permanen dan beratap rumbia.

“Kejadiannya cepat, selain api sudah membesar, angin juga kencang sehingga membuat api semakin cepat melahap rumah warga di kawasan padat penduduk itu,” kata dia yang dimuat Batampos.

Dia mengatakan, saat kejadian, banyak warga tidak di rumah karena menyaksikan pertandingan bola voli.

“Rumah banyak yang kosong, karena orang-orangnya lagi nonton turnamen voli,” sebut dia.

Dia menduga, penyebab sementara kebakaran karena konsleting arus listrik di salah satu rumah warga. Diduga, api merambat ke rumah warga lainnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Agus Ariyadi mengatakan, 11 rumah warga hangus terbakar.

Beberapa rumah warga diantaranya mengalami rusak berat. Di Desa Kampung Hilir dilaporkan sekira 6 rumah mengalami rusak parah dan 3 rumah mengalami rusak sedang, sedangkan di Desa Kampung Melayu dilaporkan sekira 1 rumah mengalami rusak parah dan 1 rumah mengalami rusak ringan.

Dia mengatakan, ada 16 kepala keluarga (KK) dengan 52 orang terkena imbas dari insiden ini.

“Warga yang terimbas telah mengungsi di rumah kerabatnya,” kata dia.

Sejauh ini, dia mengatakan, pihaknya telah membangun tenda di lokasi.

Selain itu, pihaknya mulai melakukan penilaian kerusakan, kerugian dan pemenuhan kebutuhan dasar untuk dasar acuan rencana selanjutnya.

Bupati Bintan Roby Kurniawan mengatakan, pihaknya akan segera menerjunkan tim gabungan ke lokasi untuk memastikan kebutuhan dasar dari warga yang terdampak kebakaran.

“Rencanannya Selasa tim gabungan dari beberapa dinas akan berangkat sekaligus membawa logistik yang dibutuhkan,” ujar dia.