Gubernur Minta Garuda Tetap Layani Penerbangan di Bandara Tanjungpinang

29 Januari 2026
Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang

Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang

RIAU1.COM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, secara resmi menyurati PT Garuda Indonesia Airlines (Persero) Tbk agar tetap melayani penerbangan dari dan menuju Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang.

Permohonan tersebut disampaikan melalui surat bernomor B/500.11/12/DISHUB-SET/2026 tertanggal 6 Januari 2026, yang ditujukan kepada Direktur Utama Garuda Indonesia di Jakarta.

Dalam surat itu, Ansar menegaskan bahwa Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepri merupakan pusat pemerintahan dan administrasi. Mobilitas aparatur negara, koordinasi lintas sektor, serta pelayanan publik strategis sangat bergantung pada ketersediaan transportasi udara yang berkelanjutan.

Selain fungsi pemerintahan, Pulau Bintan juga dinilai memiliki peran strategis sebagai destinasi pariwisata internasional. Keberadaan penerbangan Garuda Indonesia disebut penting untuk meningkatkan aksesibilitas, kenyamanan perjalanan, serta citra pariwisata Kepulauan Riau di tingkat nasional dan internasional.

Dalam surat tersebut, Pemprov Kepri juga menyoroti Pulau Penyengat sebagai kawasan heritage Melayu bernilai sejarah nasional. Dukungan konektivitas udara diyakini akan memperkuat pengembangan wisata sejarah dan budaya yang berkelanjutan.

“Keberlanjutan layanan penerbangan Garuda Indonesia di Bandara RHF sangat penting untuk mendukung konektivitas wilayah, pelayanan pemerintahan, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah,” tulis Ansar dalam surat tersebut yang dimuat Batampos.

Ansar mengakui hingga kini belum ada kepastian apakah Garuda Indonesia akan tetap bertahan atau menghentikan operasional di Bandara RHF. Namun, ia menyebut Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura telah melakukan pertemuan dengan manajemen maskapai.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Provinsi Kepri berencana menyesuaikan Standar Satuan Harga (SSH) perjalanan dinas agar aparatur sipil negara dapat menggunakan layanan Garuda Indonesia.

“SSH akan kita naikkan supaya pegawai bisa membeli tiket Garuda,” ujar Ansar saat dikonfirmasi, Rabu (23/1).

Ia juga mengimbau pegawai Pemprov Kepri serta pemerintah kabupaten/kota di Pulau Bintan agar melakukan perjalanan dinas langsung melalui Bandara RHF Tanjungpinang, tanpa transit melalui daerah lain.

“Kita sudah berusaha. Ke depan, kita juga akan memperbanyak event untuk menarik orang datang ke Tanjungpinang,” pungkasnya.*