Kapal Nelayan di Kepri Ditabrak, 1 ABK Hilang

1 November 2026
Perairan Bintan Kepri

Perairan Bintan Kepri

RIAU1.COM - Kecelakaan laut terjadi di Perairan Laut Berakit, Kabupaten Bintan. KM Kawal Jaya 9 ditabrak kapal kargo kontainer Mcc Shenzhen saat sedang berlabuh, Jumat (30/10/2026) dini hari.

Akibat kejadian itu, satu anak buah kapal (ABK) dilaporkan hilang setelah terjatuh ke laut.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 04.23 WIB di koordinat 1°31’43.0″N 104°48’05.2″E. Saat kejadian, kapal penangkap ikan asal Bintan itu membawa 14 ABK dan sedang beristirahat setelah melakukan aktivitas penangkapan ikan.

Kepala Pangkalan PLP Tanjung Uban, Putrasman, mengatakan, kapal kargo bermuatan kontainer dengan lambung berwarna biru itu tiba-tiba menabrak KM Kawal Jaya 9 yang sedang berlabuh.

Benturan keras menyebabkan kapal nelayan tersebut mengalami kerusakan parah. Bagian lambung kanan depan kapal dilaporkan bocor akibat tabrakan.

Dalam insiden itu, seorang ABK bernama Dinar terjatuh ke laut saat berusaha menyelamatkan diri. Hingga pencarian dilanjutkan, korban belum ditemukan.

Putrasman mengatakan, pencarian telah dilakukan sejak hari kejadian. Operasi kemudian dilanjutkan dengan mengerahkan KN Sarotama milik Pangkalan PLP Tanjung Uban.

“Hari ini pencarian dilanjutkan dengan mengerahkan KN Sarotama,” kata Putrasman, Sabtu (31/10/2026) yang dimuat Batampos.

Pencarian dilakukan bersama sejumlah unsur SAR, termasuk Lanal Bintan dan Satpolairud Polres Bintan. Dua personel Basarnas juga turut bergabung dalam operasi tersebut.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Tanjungpinang, Eryk Subariyanto, mengatakan timnya ikut melakukan pencarian bersama Pangkalan PLP Tanjung Uban.

“Hari ini tim melaksanakan pencarian dan dari Pangkalan PLP Tanjung Uban juga menggerakkan KN Sarotama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KPP Tanjungpinang, Fazzli, mengungkapkan identitas ABK yang hilang tersebut.

Korban diketahui bernama Dinar, 51, warga Teluk Bakau, Kecamatan Gunung Kijang. Korban dilaporkan melompat ke laut saat kecelakaan terjadi.

Fazzli menjelaskan, Tim Rescue Kantor SAR Tanjungpinang telah diberangkatkan pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 18.05 WIB untuk melakukan pencarian.

Sebanyak lima personel dikerahkan menuju Pelabuhan Kawal guna berkoordinasi dengan para ABK yang selamat sebelum memperluas penyisiran.

“Hari ini tim rescue berjumlah lima orang telah menuju Pelabuhan Kawal, Bintan untuk melaksanakan koordinasi awal dengan para kru yang selamat sebelum memperluas penyisiran,” ujar Fazzli.

Pencarian difokuskan di sekitar lokasi kejadian yang berjarak sekitar 46 mil laut (NM) dari pos penyiagaan.

Operasi melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor SAR Tanjungpinang, USS Uban, Pangkalan PLP Tanjung Uban, Polairud Kepri, Pos AL Berakit, serta masyarakat nelayan setempat.

Tim juga mengerahkan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 Tanjung Uban yang dilengkapi peralatan navigasi, medis, dan evakuasi.

Di sisi lain, KM Kawal Jaya 9 bersama 13 ABK yang selamat telah dievakuasi dan ditarik ke Pelabuhan Kawal, Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 09.03 WIB.

“Hingga kini, upaya pencarian korban masih terus dioptimalkan,” ucap Fazzli.*