Ilustrasi/Net
RIAU1.COM - Kapolsek Batuaji, AKP Bayu Rizky Subagyo mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP dan memeriksa 3 orang saksi dalam kasus kematian wanita yang melahirkan di kos Perumahan Pendawa Asri Blok B3 RT01/RW02. Wanita berinisial JPB, 21, tersebut ditemukan tewas di toilet kosan.
“Dari hasil penyelidikan dan fakta-fakta di lapangan, mengarah ke tindak pidana belum ada,” ujarnya, Kamis (9/4) yang dimuat Batampos.
Ia memastikan pacar korban berinisial FJ juga tidak terlibat dalam kasus ini. Saat korban melahirkan, FJ diketahui sedang bekerja dan mendatangi kos saat korban sudah tak bernyawa.
“Pacarnya lembur dari siang hingga malam. Yang mana diperkuat dengan absensi di PT-nya,” katanya.
Dari hasil penyelidikan polisi, korban melahirkan di dalam kamar tidur dan menyimpan bayi laki-lakinya di lemari. Kemudian menuju toilet untuk membersihkan sisa darah.
“Di kasur ditemukan bercak darah, dan dilantai juga. Untuk visum korban tidak ditemukan tandak kekerasan,” ungkapnya.
Sementara Ketua RT 01 Perumahan Pendawa Asri, Doni mengatakan korban sempat ditegur karena membawa pacarnya ke kosan.
“Korban ngekos baru sekitar empat bulan. Sudah ditegur, tapi ngeyel,” katanya.
Sebelumnya, Warga Perumahan Pendawa Asri, Batuaji digegerkan dengan tewasnya wanita penghuni kos Blok B3 RT01/RW02, Selasa (7/4) dini hari. Wanita berinisial JPB, 21, ditemukan tergeletak di dalam toilet.
Selain korban, polisi juga menemukan jasad bayi laki-laki yang disimpan di dalam lemari kamar tidur.*