Penerbangan Batam-Penang Dibuka Tiga Kali Sepekan

20 September 2026
Bandara Hang Nadim Batam

Bandara Hang Nadim Batam

RIAU1.COM - Penang kini memiliki pintu masuk langsung dari Batam. Batik Air membuka rute penerbangan Batam-Penang mulai 18 Oktober 2026 dengan frekuensi tiga kali dalam sepekan. Rute ini menambah pilihan perjalanan bagi wisatawan Batam sekaligus membuka peluang bagi Malaysia memperluas pasar wisatawan Indonesia.

Rencana pembukaan rute tersebut disampaikan dalam Batik Air x Malaysia Tourism Trade Event di Batam, Jumat, 18 September 2026. Pertemuan itu mempertemukan pelaku industri perjalanan dan pariwisata dari Indonesia dan Malaysia untuk membahas penguatan konektivitas dan promosi destinasi.

Head of Business Development and Compliance Batik Air dan Lion Group, Ramdas Shivram, mengatakan Penang memiliki sejumlah daya tarik yang dapat dipasarkan kepada wisatawan dari Batam. Selain kuliner dan pariwisata, Penang juga dikenal sebagai salah satu tujuan layanan kesehatan.

“Penang memiliki banyak yang ditawarkan, seperti makanan, fasilitas medis dan pariwisata. Selain Kuala Lumpur dan Langkawi, kini ada destinasi lain yang bisa dipromosikan secara langsung,” kata Ramdas yang dimuat Batampos.

Menurut dia, penerbangan langsung membuat wisatawan dari Batam memiliki alternatif akses ke Malaysia tanpa harus terlebih dahulu transit atau menjadikan Kuala Lumpur dan Langkawi sebagai pintu masuk.

Konektivitas itu, kata Ramdas, juga membuka peluang perjalanan dua arah. Selain membawa wisatawan Batam ke Penang, penerbangan langsung diharapkan memudahkan wisatawan Malaysia berkunjung ke Batam.

“Ini bersifat dua arah. Banyak orang juga akan datang ke Batam, destinasi yang luar biasa ini,” ujarnya.

Bagi Malaysia, pasar Indonesia menjadi salah satu sasaran penting. Pengarah Tourism Malaysia Medan, Rosalinda Abdul Rahim, mengatakan kedekatan geografis, bahasa, budaya, hingga selera kuliner menjadi modal dalam menarik wisatawan Indonesia.

“Malaysia dekat dengan Indonesia, bahkan ada yang tidak sampai dua jam. Kita serumpun, memiliki bahasa, budaya dan makanan yang hampir sama,” kata Rosalinda.

Ia mengatakan wisatawan Indonesia dapat memilih beragam pengalaman selama berada di Malaysia, mulai dari wisata alam dan budaya hingga kuliner. Sejumlah makanan seperti roti canai, char kway teow, nasi lemak, dan laksa menjadi bagian dari daya tarik yang ditawarkan.

Selain wisata, Malaysia juga mempromosikan sektor kesehatan. Fasilitas medis menjadi salah satu pilihan bagi masyarakat Indonesia yang membutuhkan layanan kesehatan maupun mencari second opinion.

Rosalinda mengatakan Tourism Malaysia bersama maskapai, hotel, agen perjalanan, dan pelaku industri lainnya akan memperkuat promosi melalui kampanye Malaysia 2026 yang diperpanjang hingga 2027.

“Kegiatan ini bukan saja platform untuk memperkenalkan kampanye Malaysia 2026-2027, tetapi juga peluang untuk memperkukuhkan jaringan antara pemain industri, agensi pelancongan dan pihak berkuasa pelancongan dari kedua-dua negara,” ujarnya.

Marketing Manager Tourism Malaysia Medan, Harsono Pane, mengatakan informasi mengenai paket perjalanan ke Malaysia dapat diperoleh masyarakat dan agen perjalanan melalui laman resmi Tourism Malaysia serta media sosial.

Pembukaan rute Batam-Penang pada akhirnya tidak hanya menambah pilihan penerbangan dari Batam.

Jalur langsung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas pariwisata antara dua wilayah yang secara geografis berdekatan, sekaligus membuka ruang bagi pertukaran wisatawan dan promosi produk pariwisata secara dua arah.*