Bintan Catat Kerusakan Karhutla Terluas di Kepri

13 September 2026
Ilustrasi/net

Ilustrasi/net

RIAU1.COM - Analis Kebencanaan BPBD Kepri, Hardin Nafii memaparkan rekapitulasi data karhutla di wilayah Kepri, Rabu (9/9/2026).

​Hardin mencatat 488 kejadian kebakaran hutan dan lahan hanguskan 792,25 hektare area di Kepri hingga awal September.

​”Data karhutla Kepri mencatat 488 kejadian dengan total luas lahan mencapai 792,25 hektare,” ujarnya yang dimuat Hariankepri.

​Hardin menjelaskan, Kota Tanjungpinang mendominasi frekuensi kejadian terbanyak di Kepri dengan 224 kasus karhutla.

​”Tanjungpinang terbanyak, yakni 224 kejadian dengan luas lahan terbakar mencapai 159,59 hektare,” terangnya.

​Kabupaten Bintan mencatatkan dampak kerusakan area terluas, dengan 163 kejadian karhutla yang membakar 592,58 hektare.

​Kabupaten Natuna mencatatkan 59 kejadian karhutla, Lingga 35 kejadian seluas 38,23 hektare, serta Anambas 6 kejadian.

​Kota Batam mencatat 1 kejadian karhutla, sedangkan Kabupaten Karimun belum mencatatkan data area terbakar.

​Tim Gabungan BPBD, Damkar, TNI, Polri, dan Manggala Agni kini berjibaku memadamkan api di Lingga dan Natuna.

​”Tim gabungan dan masyarakat masih di lapangan memadamkan api dengan fasilitas yang ada,” beber Hardin.

​BPBD Kepri memverifikasi, seluruh laporan kejadian secara berjenjang dari kabupaten dan kota sebelum masuk ke sistem.

​Hardin mengimbau, seluruh lapisan masyarakat agar memperketat pengawasan dan menghentikan pembakaran lahan maupun sampah.

​”Masyarakat harus segera melapor kepada BPBD setempat jika menemukan titik api atau asap,” pungkasnya.*