Waspada Banjir Rob di Kepri hingga Sepekan ke Depan

2 Mei 2026
Banjir Rob di Tanjungpinang

Banjir Rob di Tanjungpinang

RIAU1.COM - BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di wilayah Kepri.

“Fenomena ini akan berlangsung selama 11 hari mulai 1 Mei 2026,” ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Hang Nadim Batam, Ramlan.

I menjelaskan fenomena fase bulan purnama memicu potensi rob ini. Bulan purnama muncul pada 2 Mei.

“Fase bulan purnama meningkatkan ketinggian air laut maksimum di wilayah Kepri,” ujar Ramlan kepada hariankepri.com, Rabu (29/4/2026).

BMKG memetakan sejumlah wilayah waspada berdasarkan data pasang surut. Lokasi tersebut meliputi pesisir Batu Aji, Batu Ampar, Sekupang, dan Nongsa di Batam.

Potensi rob juga mengancam kawasan pesisir di Kabupaten Karimun, Lingga, hingga Kabupaten Bintan.

“Masyarakat harus waspada di wilayah tersebut,” ujarnya.

Ramlan mengingatkan banjir rob mengancam permukiman warga. Selain itu, fenomena ini berpotensi melumpuhkan aktivitas ekonomi di sekitar pelabuhan.

“Rob mengganggu bongkar muat pelabuhan, transportasi laut, hingga operasional tambak garam dan perikanan darat,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir segera menyiapkan langkah antisipasi. Hal ini penting untuk meminimalisir dampak kerugian materiil akibat banjir.

Pemerintah daerah dan instansi terkait harus meningkatkan kesiapsiagaan. Fokus utama berada pada titik-titik langganan banjir saat pasang maksimum.

“Pantau informasi cuaca dan pasang surut air laut melalui saluran resmi BMKG secara berkala,” tutupnya.*