Doa Padang, Pemkab Kuangsing Janji Perkuat Sektor Pertanian

4 Februari 2026
Pejabat Pemkab Kuansing hadiri kegiatan Doa Padang

Pejabat Pemkab Kuansing hadiri kegiatan Doa Padang

RIAU1.COM - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kuansing, Drs. Napisman, menghadiri kegiatan Doa Padang yang dilaksanakan di Balai Desa Danau, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

Kegiatan Doa Padang merupakan tradisi masyarakat Kenegerian Koto Rajo yang telah menjadi warisan budaya turun-temurun dari nenek moyang dan hingga kini terus dijaga serta dilestarikan. Tradisi ini menjadi wujud rasa syukur sekaligus permohonan do'a menjelang turun ke ladang pada musim tanam.

Datuk Panghulu Tigo Kampuong, Raja Yosi Saputra, menyampaikan bahwa pelaksanaan Doa Padang kenegerian Koto Rajo di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang merupakan hasil musyawarah bersama masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai persiapan menghadapi musim tanam tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah usulan kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing, di antaranya kerusakan aliran irigasi sepanjang kurang lebih 2 kilometer di wilayah Kenegerian Koto Rajo. 

Selain itu, pembangunan jalan aspal sepanjang 500 meter telah terealisasi, namun masih tersisa sekitar 500 meter yang perlu dilanjutkan pengaspalannya, serta sambungan jalan aspal Desa Danau dan Lumbok menuju Sei Sorik sepanjang kurang lebih 1 kilometer.

Sementara itu, Camat Kuantan Hilir Seberang, H. Tasrum, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Doa Padang menjadi bagian dari persiapan masyarakat untuk turun ke ladang. 

Ia menjelaskan bahwa pada musim tanam tahun ini direncanakan penanaman padi sebanyak dua kali dalam setahun dengan varietas IP200. Dengan pola tanam tersebut, ia berharap Kecamatan Kuantan Hilir Seberang dapat berkembang menjadi sentra lumbung padi di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kuansing, Deflides Gusni, mengungkapkan bahwa luas lahan sawah di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang mencapai sekitar 500 hektare. 

Dengan luasan tersebut, diperlukan dukungan infrastruktur irigasi air tanah, di mana satu unit sumur irigasi mampu mengairi sekitar 10 hektare sawah. Ia menegaskan pihaknya akan melakukan pengecekan lapangan sebagai langkah awal untuk mengusulkan pembangunan sumur jaringan irigasi air tanah.

Sementara itu Asisten II Setda Kuansing, Drs. Napisman, menyampaikan bahwa pelaksanaan Doa Padang tidak hanya sebagai tradisi budaya, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan masyarakat. Dengan rencana tanam padi dua kali setahun, ia berharap produksi pertanian semakin meningkat sehingga Kuantan Singingi, khususnya Kenegerian Koto Rajo di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, dapat menjadi sentra beras daerah.

"Pemerintah Kabupaten Kuansing memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung pembangunan, terutama pembangunan yang menunjang sektor pertanian. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai program pembangunan irigasi, perbaikan jaringan air, serta pembangunan sumur jaringan irigasi air tanah yang terus didorong demi meningkatkan kesejahteraan petani" tutupnya.