Lokasi Kampung Haji RI di Kota Mekkah
RIAU1.COM - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak berharap pembangunan Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi dapat dipercepat sehingga menjadi pusat layanan terpadu (one stop services) bagi jamaah haji Indonesia.
Menurut Dahnil, pengembangan Kampung Haji saat ini berada di bawah koordinasi Danantara. Sementara itu, Kementerian Haji dan Umrah berperan sebagai pengguna (user) dari fasilitas yang nantinya dibangun tersebut.
"Kampung Haji itu in charge-nya ada di Danantara. Jadi yang paling tahu perkembangan Kampung Haji itu Danantara. Nah, posisi kami di Kementerian Haji itu adalah user, pengguna," ujar Dahnil dalam wawancara khusus bersama tim Republika di kantornya, Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, Kampung Haji yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto diharapkan mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci. Kompleks tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap, tetapi juga menjadi pusat berbagai layanan yang dibutuhkan jamaah.
Nah, tentu kami berharap Kampung Haji yang akan dibangun dan diinisiasi oleh Presiden, ditangani oleh Danantara, itu bisa menampung semua aktivitas jamaah haji kita, sekitar 200 ribuan lebih orang itu,” kata dia.
Dahnil mengatakan, konsep Kampung Haji yang diharapkan pemerintah adalah sebuah kawasan terpadu yang menyediakan berbagai fasilitas pendukung ibadah haji. Mulai dari akomodasi, layanan kesehatan, hingga fasilitas ekonomi dan transportasi.
"Itu menjadi satu perkampungan yang disitu tempat menginap jamaah kita, disitu juga aktivitas jamaah kita selama di Makkah misalnya, termasuk ada rumah sakitnya, termasuk ada tempat-tempat ekonominya, misalnya pusat-pusat perbelanjaannya, termasuk pusat layanan-layanan, transportasi dan sebagainya,”jelas dia.
"Jadi Kampung Haji itu kami berharap seperti one stop services bagi jamaah haji Indonesia," ujar Dahnil.
Ia menambahkan, pembangunan Kampung Haji memerlukan proses negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi sehingga membutuhkan waktu. Meski demikian, Dahnil berharap proyek strategis tersebut dapat direalisasikan dalam dua hingga tiga tahun mendatang.
"Dan kami berharap bisa diakselerasi oleh Danantara karena pasti negosiasinya dengan Arab Saudi membutuhkan waktu danudah-mudahan dalam waktu dua sampai tiga tahun ke depan itu bisa terwujud,” kata dia.
Saat ditanya mengenai optimisme terhadap realisasi Kampung Haji, Dahnil menegaskan dirinya berharap proyek tersebut segera diwujudkan. "Saya berharap bisa segera diwujudkan," kata Dahnil.*