Selasa, 11 Mei 2021

OLAHRAGA

Bos Klub Malaysia Beli PSPS Riau, Ini Respon Ketua Asprov PSSI Riau Husni Thamrin

news24xx


Husni Thamrin Husni Thamrin

RIAU1.COM -Ketua Asprov PSSI Riau, Husni Thamrin angkat bicara soal PSPS  sudah diambil alih atau dibeli oleh pengusaha asal Malaysia Norizam Tukiman.

Kepada Riau1.com Ia mengatakan  langkah tersebut hal sah-sah saja. 

Baca Juga: Liga Bergulir Bulan Juli, Klub Tiga Naga Butuh 'Suntikan' Dana Rp 3 Miliar



www.jualbuy.com

"PSPS inikan perseroan terbatas (PT) jadi sah-sah saja diambil oleh pengusaha asal Malaysia. Tapi yang penting bagi kita berharap  persepakbolaan maju, dan bisa membawa harum Riau,"katanya. Senin 3 Mei 2021.

Selain itu, putra Riau bisa dirangkul oleh pemilik yang baru ini untul bermain khususnya yang diseleksi U-16 dan U-19. 

"Dengan mulainya bergairahnya PSPS ini kita berharap bisa naik ke liga 2 yang saat ini masih di liga 1,"jelasnya

Husni juga mengaku tidak khawatir jika PSPS pemiliknya adalah orang Malaysia. Namun pihaknya hanya meminta mereka berkerja sama dengan pemain lokal agar bisa berkompetisi di Nasional dan internasional.

"Jadi kita cukup bangga PSPS diambil oleh pengusaha Malaysia, karna adik-adik kita bisa berkembang dalam bermainnya,"ujarnya.

Seperti yang diberitakan, Bos klub Malaysia, Kelantan FC, Norizam Tukiman resmi mengakuisisi PSPS Riau. Pembelian klub Liga 2 ini diumumkan pada Senin 3 Mei 2021 melalui akun Instagram klub, @pspsriau.

Dalam unggahannya, PSPS Riau mengabarkan bahwa telah terjadi kesepakatan antara Ari Nugroho Arsadianto selaku manajer tim dengan Norizam Tukiman yang menjadi pemilik baru tim berjulukan Askar Bertuah ini.

Setelah mencaplok PSPS Riau, Norizam Tukiman langsung menjabat posisi sebagai presiden klub.

"Era baru sepak bola Riau. Selamat datang presiden baru PSPS Riau, Bapak Norizam Tukiman yang efektif menjabat sejak 3 Mei 2021," tulis PSPS Riau.

"Dengan pengalaman di dunia sepak bola, klub menantikan pembaruan PSPS Riau pada masa yang akan datang. Selamat datang Bapak Norizam Tukiman," lanjut keterangan tersebut.

Setelah menandatangani perjanjian, Norizam Tukiman didampingi Ari Nugroho dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Riau, Bobby Rachmad, mengunjungi Stadion Utama Riau. Venue itu kemungkinan akan dipakai Askar Bertuah di Liga 2 musim ini.

Norizam Tukiman mengungkapkan alasan melebarkan sayapnya ke sepak bola Indonesia. Selain karena faktor geografis antara Provinsi Riau dengan Malaysia, pengusaha perhotelan itu ingin menyulap PSPS Riau sebagai tim yang disegani.

"Sekarang orang memang tidak memandang PSPS Riau, tapi kurang dari tiga tahun, PSPS akan dipandang seluruh Indonesia dan juga memiliki penggemar dari Malaysia," imbuh Norizam Tukiman dinukil dari Harian Singgalang.

Norizam Tukiman tidak mengakuisisi PSPS Riau secara penuh, sebab Ari Nugroho masih memiliki saham minoritas di Askar Bertuah.

"Sebetulnya Pak Ari Nugroho masih bersama dengan kami di PSPS Riau karena dia masih memiliki sebagian saham,"jelasnya.

Baca Juga: Awal Mei, Pengprov PBSI Riau Gelar Musprov

Pada September 2020, Norizam Tukiman membeli Kelantan FC untuk menyelamatkan klub dari kebangkrutan. Klub itu kini berkompetisi di Liga Premier atau kasta kedua Liga Malaysia. Setelah kondisi finansial tim kembali sehat, klub berjulukan The Red Warriors ini menggaet wonderkid Timnas Indonesia, Natanael Siringoringo.

 

 

 





loading...
Loading...