Bapenda Pekanbaru Gencarkan Razia Gabungan, Warga Diimbau Segera Lunasi Pajak Kendaraan Bermotor

17 Juli 2026
Kepala Bapenda Pekanbaru Tengku Denny Muharpan. Foto: Surya/Riau1.

Kepala Bapenda Pekanbaru Tengku Denny Muharpan. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Warga yang masih memiliki tunggakan diimbau segera melunasi kewajibannya agar tidak terjaring razia gabungan yang rutin dilaksanakan bersama sejumlah instansi terkait.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharpan, Jumat (17/7/2026), mengatakan, pihaknya secara berkala mengikuti razia gabungan bersama Dinas Perhubungan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas), dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau. Dalam kegiatan tersebut, petugas masih menemukan sejumlah kendaraan yang belum memenuhi kewajiban pembayaran PKB.

"Kami melakukan razia bersama instansi gabungan, sembari mengajak warga untuk membayarkan pajak kendaraan bermotor," ujarnya.

Razia gabungan tidak hanya bertujuan melakukan pengawasan. Tetapi, razia jua juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan tepat waktu.

"Salah satu upaya kami adalah rutin menggelar razia bersama instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satlantas, dan Bapenda Provinsi Riau," ucap Denny.

Peningkatan kepatuhan wajib pajak diharapkan mampu mendongkrak pendapatan daerah dari sektor PKB. Pajak ini akan digunakan untuk mendukung pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho sebelumnya menyampaikan bahwa Pemko Pekanbaru terus berupaya meningkatkan penerimaan dari sektor PKB melalui berbagai langkah inovatif. Salah satunya dengan memberdayakan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk membantu mendata sekaligus mengedukasi masyarakat yang masih menunggak pajak kendaraan. Para kader PKK akan mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan sosialisasi sekaligus mengidentifikasi kendaraan yang belum membayar pajak.

"Kami memberdayakan kader PKK untuk turun dari rumah ke rumah. Mereka melakukan sosialisasi sekaligus mendata kendaraan yang menunggak pajak," jelas Denny.