KPA Pekanbaru Ajak Pelajar Bangun Kesadaran HIV/AIDS dan Hapus Stigma di Kalangan Generasi Muda

12 Juli 2026
Komisioner KPA Pekanbaru Farid Rahman Dinata. Foto: Surya/Riau1.

Komisioner KPA Pekanbaru Farid Rahman Dinata. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru mengajak para pelajar SMA untuk menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan bebas stigma terhadap HIV/AIDS. Edukasi tersebut disampaikan sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai pencegahan HIV/AIDS sekaligus menghapus diskriminasi terhadap orang dengan HIV.

Komisioner KPA Pekanbaru Farid Rahman Dinata, Minggu (12/7/2026), mengatakan, remaja merupakan aset terbesar bagi masa depan bangsa. Karena itu, generasi muda perlu dibekali pengetahuan yang benar agar mampu menjaga kesehatan sekaligus memiliki kepedulian sosial.

"Generasi muda adalah aset terbesar bagi masa depan. Masa depan yang cemerlang hanya dapat terwujud apabila generasi mudanya tumbuh secara optimal, baik dari sisi kesehatan maupun pengetahuan," ujarnya.

Kecerdasan tidak hanya diukur dari prestasi akademik. Tetapi, kecerdasan juga diukur dari kemampuan memahami persoalan kesehatan, mengelola emosi, serta membangun kepedulian terhadap sesama.

"Kami ingin menegaskan bahwa menjadi cerdas dan sehat bukan hanya soal fisik maupun akademik. Tetapi juga harus memiliki kecerdasan emosional dan sosial dalam menyikapi berbagai persoalan kesehatan, termasuk HIV/AIDS," sebut Farid.

Hingga kini, edukasi mengenai HIV/AIDS masih sering dihadapkan pada stigma, ketakutan, dan diskriminasi. Karena itu, KPA berupaya membangun pemahaman bahwa yang harus dilawan adalah virus penyebab penyakit, bukan orang yang hidup dengan HIV.

"Edukasi harus didasarkan pada ilmu pengetahuan, bukan pada rumor atau stigma," tegas Farid.

Ia berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Para pelajar dapat menyebarkan informasi yang benar mengenai HIV/AIDS serta menumbuhkan sikap empati terhadap sesama.