Pemko Pekabaru Minta Tenaga OP Kecamatan Tingkatkan Kinerja Normalisasi Drainase
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyalami tenaga OP yang akan bertugas di tiap kecamatan. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Para tenaga Operasional dan Pemeliharaan (OP) yang bertugas di tingkat kecamatan diminta tampil lebih kompak, baik dari segi identitas maupun pelaksanaan tugas di lapangan. Keberadaan tenaga OP memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendukung upaya pengendalian banjir melalui kegiatan normalisasi drainase.
“Saya minta Plt Kepala Bagian Tata Pemerintahan mencarikan nama yang baik untuk petugas OP di tingkat kecamatan. Selain itu, seragam mereka juga harus diseragamkan agar terlihat lebih rapi dan kompak. Jangan ada yang memakai rompi, sementara yang lain menggunakan kaus berbeda-beda,” kata Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Minggu (7/6/2026).
Peningkatan produktivitas tenaga OP sangat penting dalam menjalankan tugas sehari-hari. Setiap petugas memiliki target kerja yang harus dicapai, terutama dalam kegiatan pembersihan dan normalisasi drainase.
Berdasarkan perhitungan, satu tenaga OP ditargetkan mampu menangani sekitar 20 meter saluran drainase per hari. Jika dalam satu kecamatan terdapat 10 petugas, maka setidaknya 200 meter drainase dapat dibersihkan setiap hari.
“Camat harus mengingat target tersebut. Jika satu orang mengerjakan 20 meter per hari dan ada 10 petugas, berarti satu hari bisa membersihkan 200 meter drainase,” tegas Agung.
Tugas utama tenaga OP meliputi pembersihan saluran drainase, pengangkatan sedimen, serta berbagai pekerjaan pemeliharaan lingkungan lainnya yang berkaitan dengan infrastruktur dasar perkotaan.
Untuk mendukung pekerjaan tersebut, Pemko Pekanbaru telah melengkapi petugas dengan berbagai peralatan kerja yang dibutuhkan di lapangan.
Karena itu, seluruh tenaga OP harus menjalankan tugas secara maksimal. Ia mempersilakan petugas yang merasa tidak sanggup menjalankan tanggung jawabnya untuk mengundurkan diri.
“Peralatan sudah kami sediakan. Jika ada yang tidak mau bekerja atau tidak sanggup menjalankan tugas, silakan mengundurkan diri. Masih banyak masyarakat yang ingin bekerja dan siap menjalankan tugas ini,” ucap Agung.
Ia juga meminta keluarga maupun kerabat tenaga OP yang bertugas di lingkungan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang berminat bergabung menjadi tenaga OP kecamatan agar segera mendaftarkan diri melalui pihak kecamatan. Penguatan tenaga OP di tingkat kecamatan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat penanganan persoalan drainase, kebersihan lingkungan, serta mendukung terwujudnya Kota Pekanbaru yang lebih bersih, tertata, dan bebas banjir.