LAM Riau di Blok Rokan, Anggota DPR RI: Yang Penting Daerah Diberi Kesempatan Pertama

11 Februari 2021
Ladang minyak di Blok Rokan

Ladang minyak di Blok Rokan

RIAU1.COM - Salah satu keinginan masyarakat Riau saat alih kelola Blok Rokan dari Chevron ke Pertamina bulan Agustus tahun ini, yakni diikutsertakannnya Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di salah satu blok minyak terbesar di Indonesia tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Abdul Wahid suatu yang wajar dan bagaimana pada prinsipnya daerah ikut serta dalam pengelolaan Blok Rokan tersebut. 

"Soal itu (LAM Riau kelola Blok Rokan) bagus aja, karena yang penting daerah diberikan kesempatan pertama oleh Pertamina. Karena ada rencana pertamina share saham dalam pengelolaan Blok Rokan dengan pola B to B," kata Abdul Wahid pada Riau24.com grup, Rabu 10 Februari 2021.

Tambah politisi PKB tersebut, Pertamina wajib terlebih dahulu menawarkan ke daerah, jika daerah tidak sanggup, baru kemudian ke pihak lain.

"Pertamina wajib menawarkan ke daerah terlebih dahulu, jika daerah tidak sanggup, baru ke pihak lain," ujarnya.

Sementara saat disinggung kapasitas manajerial LAM Riau dalam pengelolaan di Blok Rokan nantinya, Ketua DPW PKB Riau tersebut menyebut turut sertanya LAM nantinya hanya dalam bentuk share saham.

"Operatornya tetap Pertamina, ini kan skema share saham. Dan daerah, bukan hanya LAM, termasuk BUMD bisa membayar tenaga dari luar untuk maksud tersebut," demikian Abdul Wahid.