Mesin pompa yang digunakan untuk penambangan emas di Sijunjung
RIAU1.COM - Aktivitas tambang emas tradisional di Galoro, Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, kembali memakan korban. Dua warga setempat, Dk dan Rf, meregang nyawa setelah tertimbun longsor di area tambang Kamis (9/4) sekitar pukul 16.15 WIB.
Begitu mendengar adanya penambang yang tertimbun lonsor, penambang lain yang melakukan aktifitas di sekitar lokasi kejadian dan masyarakat langsung berupaya melakukan pertolongan dan mengevakuasi secara manual menggunakan tangan dan peralatan seadanya, namun tidak menuai hasil
Upaya evakuasi kemudian dilanjutkan dengan mendatangkan dua unit alat berat jenis excavator ke lokasi. Kedua korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi dari material longsor dan jasadnya tidak bernyawa lagi.
Ketika hal ini dikonfirmasikan, Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Yose, Minggu (12/4) membenarkan kejadian tersebut. Kedua korban diketahui berinisial DK dan RF yang saat itu tengah melakukan aktivitas penambangan emas tradisional.
Dijelaskan saat kejadian, korban bersama beberapa warga lain yang masih memiliki hubungan kekerabatan sedang melakukan penambangan tradisional dengan menggunakan peralatan sederhana seperti mesin pompa air merek robin, selang, dan alat dulang. Diduga, beberapa hari sebelumnya intensitas curah hujan cukup tinggi menyebabkan kondisi tanah menjadi labil hingga akhirnya terjadi longsor dan menimbun korban.
"Karena banyaknya material yang menimbun korban, akhirnya nyawanya tak bisa diselamatkan," sela Hendra Yose yang dimuat Hariansinggalang.
Ditambahkan, lokasi tersebut merupakan bekas tambang lama yang telah ditinggalkan. Namun, aktivitas penambangan kembali dilakukan oleh korban bersama warga lainnya atas inisiatif sendiri guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Saat ini, pihak Polres Sijunjung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, sejumlah peralatan yang digunakan dalam kegiatan penambangan telah diamankan. Kapolres mengimbau agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bahaya, terutama saat melakukan aktivitas di wilayah rawan longsor.*