Kesbangpol Riau Tekankan Kolaborasi Lintas Elemen Masyarakat

12 April 2026
Kaban Kesbangpol Riau, Boby Rahmat

Kaban Kesbangpol Riau, Boby Rahmat

RIAU1.COM - Pembangunan daerah membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh adat, hingga masyarakat agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memanfaatkan potensi yang dimiliki setiap daerah.

Di tengah dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang, perbedaan pandangan dan kepentingan menjadi hal yang tidak terhindarkan. Namun, dengan komunikasi terbuka serta semangat kebersamaan, perbedaan tersebut justru dapat menjadi kekuatan dalam merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau, Boby Rachmat, menekankan bahwa perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat, selama tetap diarahkan pada tujuan bersama. Menurutnya, keberagaman cara pandang justru menjadi kekuatan apabila ditanggapi dengan baik dan dilandasi semangat kebersamaan.

“Kita boleh memiliki pandangan yang berbeda, kita boleh melihat persoalan dari sudut yang tidak selalu sama, tetapi pada akhirnya, kita dipersatukan oleh tujuan yang sama yaitu bagaimana Riau ini bisa kita bangun menjadi lebih baik. Dan untuk itu, yang kita butuhkan bukan hanya kesamaan pikiran, tetapi juga kelapangan hati dan kekuatan kebersamaan,” katanya di Balai Dang Merdu BRK Syariah Pekanbaru, Minggu (12/04).

Ia menjelaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kesamaan ide, tetapi juga pada kemampuan untuk saling memahami dan menghargai perbedaan. Dengan adanya ruang dialog seperti halal bi halal ini, diharapkan setiap pihak dapat menyampaikan pandangannya secara terbuka tanpa mengesampingkan nilai persatuan.

Menurutnya, kebersamaan yang terjalin selama rangkaian kegiatan berlangsung, mulai dari pagi hingga siang hari sangat menonjolkan kebersaaman. Hal itulah menjadi modal sosial yang penting dalam mendukung pembangunan daerah ke depan.

“Saya percaya, kebersamaan yang terbangun sejak pagi hingga siang hari ini adalah modal besar bagi kita semua. Harapan saya, kebersamaan ini tidak berhenti pada hari ini saja, tetapi terus terjaga dalam setiap langkah dan komunikasi kita ke depan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tantangan pembangunan di masa mendatang tidaklah ringan, sehingga membutuhkan soliditas dari seluruh elemen masyarakat. Dituturkan, kekuatan kebersamaan akan menjadi kunci dalam menghadapi berbagai dinamika yang mungkin muncul.

“Dengan kebersamaan yang kuat, saya yakin setiap tantangan yang kita hadapi akan dapat kita lalui dengan lebih baik, dan setiap langkah pembangunan akan terasa lebih ringan dan terarah,” pungkasnya.*