Pertemuan Pejabat Pemkab Rohil dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti
RIAU1.COM - Guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan infrastruktur pendidikan, jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melakukan kunjungan kerja strategis ke Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI di Jakarta.
Pertemuan krusial ini difasilitasi dan dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Komisi X, Dr. Karmila Sari. Kehadiran rombongan dari Negeri Seribu Kubah ini disambut hangat oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti, bersama Sekjen Kemendikdasmen Ir. Suharti.
Sementara dari Kabupaten Rokan Hilir dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Effendi, didampingi Anggota DPRD H. Raja Hot. Turut hadir jajaran teknis yakni Kepala BPKAD Sarman Syahroni, Kadisdikbud M. Nurhidayat, Kepala Baperida Benny Martedi, serta Kepala BKPSDM Yulisma.
Dalam audiensi tersebut, terdapat empat poin utama yang menjadi fokus pembahasan untuk kemajuan pendidikan di Rokan Hilir, yakni Revitalisasi Sekolah Tahun 2026, lalu Pemkab Rohil mengajukan usulan percepatan perbaikan sarana dan prasarana sekolah yang rusak agar tercipta lingkungan belajar yang layak dan aman bagi siswa di tahun anggaran 2026. Beasiswa RPL bagi Guru yakni Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi sorotan utama.
Pemkab Rohil mendorong adanya bantuan beasiswa bagi guru-guru di Rohil yang saat ini belum mengantongi gelar Sarjana (S1) agar dapat menuntaskan kualifikasi akademiknya. Diklat Kepala Sekolah : Untuk meningkatkan manajerial sekolah, diusulkan program Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) intensif bagi para Kepala Sekolah agar mampu beradaptasi dengan transformasi pendidikan nasional. Optimalisasi PPPK : Terkait tenaga pendidik, pertemuan ini membahas kelanjutan status dan penempatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru di Rohil.
Anggota DPR RI, Dr. Karmila Sari, menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting untuk memastikan anggaran pendidikan tepat sasaran.
"Kami di Komisi X terus mengawal agar daerah seperti Rokan Hilir mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan kualifikasi guru dan perbaikan infrastruktur melalui dana pusat," ujarnya.
Mendikdasmen Prof. Dr. Abdul Mu’ti menyambut baik inisiatif proaktif dari jajaran Pemkab dan DPRD Rohil. Pihaknya menyatakan akan mengkaji usulan tersebut untuk diselaraskan dengan program prioritas kementerian pada tahun 2026.
Sekaligus titip program revit untuk dapat dipastikan berjalan dengan baik. Pertemuan ini diharapkan menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di Rokan Hilir, terutama dalam mencetak generasi emas melalui tenaga pendidik yang kompeten dan fasilitas sekolah yang memadai.*