Lokasi Longsor di Sawahlunto
RIAU1.COM - Intensitas hujan yang sangat lebat pada Jumat (2/5/2026) sekitar pukul 04.15 WIB melanda Kota Sawahlunto dan memicu terjadinya longsor di Dusun Karang Anyar, Desa Santur, Kecamatan Barangin.
Akibat peristiwa tersebut, satu unit rumah semi permanen milik Erawati mengalami kerusakan parah. Rumah tersebut hancur setelah diterjang longsor, dengan bagian atap dan dinding roboh.
Tidak hanya menyebabkan kerusakan bangunan, bencana tersebut juga merenggut korban jiwa. Seorang penghuni rumah, Rangga Saputra (12), meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Kepala Desa Santur, Sri Adianto, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa longsor dipicu oleh hujan deras yang menyebabkan tanah bergerak dan merobohkan dam penahan di sekitar rumah warga.
“Sekitar 60 persen tembok penahan tidak mampu menahan tekanan tanah, sehingga longsor menghantam rumah warga di Karang Anyar,” ujarnya yang dimuat Hariansinggalang.
Korban sempat dievakuasi dari reruntuhan dan dilarikan ke RSUD Sawahlunto. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Pasca kejadian, Tim BPBD Kota Sawahlunto bersama tim tanggap darurat Desa Santur langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan serta mengamankan area sekitar.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PMD PPA Kota Sawahlunto melalui Kabid Sosial Irwan Junaidi menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menentukan langkah lanjutan.
“Kami fokus pada penanganan korban, termasuk pemberian bantuan kebutuhan pokok serta bentuk dukungan lainnya sebagai wujud kepedulian pemerintah,” kata Irwan di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, kerugian material akibat bencana tersebut masih dalam proses pendataan dan belum dapat dirinci secara pasti.*