Tokoh Pers Adinegoro
RIAU1.COM - Djamaluddin Adinegoro, tokoh pers Indonesia diajukan menjadi pahlawan nasional. Wujud dukungan atas usulan itu, perjuangan Djamaluddin Adinegoro diseminarkan.
Seminar bertajuk, 'Mengusung Tokoh Pers Djamaluddin Adinegoro sebagai Pahlawan Nasional' digagas Forum Pegiat Literasi Adinegoro Sawahlunto dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar, digelar di Saka Ombilin Heritage Hotel, Sawahlunto, Rabu (29/4) yang dimuat Hariansinggalang.
Peserta seminar, sejumlah komponen masyarakat, jurnalis, wartawan dan Pemerintah Kota Sawahlunto. Hadir sebagai narasumber Wannofri Samry, Basril Basar dan Hasril Chaniago. Wannofri Samry adalah Lektor Kepala Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Padang.
Lalu, narasumber Hasril Chaniago, adalah jurnalis dan penulis biografi Indonesia. Ia pernah menjadi editor Harian Singgalang dan Pimpinan redaksi Harian Mimbar Minang. Sedangkan Basril Basar adalah mantan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar. Ia pernah memimpin PWI Sumbar 2 periode.
Wannofri Samry dalam penjelasannya mengatakan, secara naskah akademik sebagai landasan dokumen sudah dimiliki. Hanya perlu melengkapi tahapan proses.
Hasril Chaniago, lebih banyak mengulas tentang strategi dan langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan.
" Kalau menyangkut persyaratan, sudah terpenuhi untuk diajukan Djamaluddin Adinegoro sebagai pahlawan nasional. Yang diperlukan dukungan banyak pihak untuk bisa memperoleh prioritas di tengah banyaknya antrian yang mengajukan gelar pahlawan dari daerah lain," ujar Hasril Chaniago.*