Tahun Ini 796 Rumah Tangga Tidak Mampu di Kepri Dapat Bantuan Pemasangan Listrik

11 Februari 2022
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Melalui anggaran tahun 2022 ini, Pemprov Kepri menargetkan pemasangan infrastruktur listrik untuk 796 rumah tangga kurang mampu (RTKM) di enam kabupaten/kota. Selain itu, juga mendorong adanya tambahan dari program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Pada tahun ini, target kita adalah terhadap 796 RTKM di Provinsi Kepri. Semoga diluar ini, ada tambahan dari program CSR,” ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepri, Muhamamd Darwin, di Tanjungpinang.
 
Dia menjelaskan, sasaran 796 RKTM tersebut tersebar di Kota Batam sebanyak 126 RTKM, Tanjungpinang, 81 RTKM, Karimun 270 RTKM, Lingga 125 RTKM, Natuna 125 RTKM, dan Bintan 69 RTKM.

“Bantuan yang diberikan oleh Pemprov Kepri untuk RTKM penerima manfaat nanti adalah akan mengacu pada standar yang akan digunakan oleh PLN,” jelasnya seperti dimuat Batampos.

Disebutkannya juga, lewat APBD Provinsi Kepri TA 2021 lalu, telah menyasar sebanyak 950 rumah tangga kurang mampu di Provinsi Kepri. Kemudian dana CSR Hulu Migas, terealisasi 261 rumah tangga di Kabupaten Natuna, terealisasi sebanyak 1.086 rumah tangga di Kabupaten Kepulauan Anambas 261 rumah.

Selanjutnya, dana CSR perusahaan tambang di Lingga dirasakan manfaatnya sebanyak 1.563 kepala keluarga. Kemudian dana CSR perusahaan tambang di Karimun menyasar 850 rumah tangga. Sedangkan dari PLN sendiri memberikan manfaat kepada 510 rumah tangga.

Dijelaskannya, adapun bentuk manfaatnya adalah penyambungan dan pemasangan. Biaya yang dikenakan untuk satu rumah di wilayah terpencil sebesar Rp290 ribu. Pembangunan untuk wilayah terluar Rp900 ribu. Sementara itu, untuk instalaasi Rp900 ribu.

“Kalau mengikut standar APBD, pemasangan dan instalsasi sebesar Rp1,9 juta. Khusus untuk masyarakat kurang mampu, dalam penggunaan daya listrik akan mendapatkan subsidi. Kita bersyukur, ada pihak-pihak yang peduli untuk berbagi, sehingga masyarakat kurang mampu juga mendapatkan pelayanan yang sama,” jelasnya lagi.*