Coach Aldo Ranch Dorong Regenerasi Atlet Berkuda Lewat CAR Jumping Festival di Pekanbaru
Atlet berkuda mengikuti kejuaraan CAR Jumping Festiva di Pekanbaru, Minggu (25/1/2026). Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemilik Coach Aldo Ranch (CAR) Aldo Nugraha terus berupaya memperkenalkan olahraga berkuda kepada masyarakat Pekanbaru melalui penyelenggaraan Coach Aldo Ranch (CAR) Jumping Festival, Minggu (25/1/2026). Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana sosialisasi dan penjaringan bibit atlet berkuda yang berpotensi, khususnya dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
"Hingga kini, masih banyak warga Pekanbaru yang mempertanyakan eksistensi olahraga berkuda. Padahal, Coach Aldo Ranch telah aktif mengembangkan olahraga berkuda sejak tahun 2014," kata Aldo di sela-sela CAR Jumping Fest, Jalan Tuanku Tambusai.
Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk semakin gencar melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada masyarakat. Melalui kejuaraan ini, Aldo ingin memperkenalkan lebih luas lagi olahraga berkuda.
"Sebenarnya, fasilitas sudah ada, tetapi belum banyak yang mengetahui. Karena itu, kami terus melakukan kaderisasi dan seleksi atlet melalui event seperti CAR Jumping Festival,” ujar Aldo.
Olahraga berkuda memiliki keunikan tersendiri karena melibatkan dua unsur penting, yakni atlet dan kuda. Keduanya membutuhkan proses pembelajaran dan adaptasi yang berkelanjutan sebelum mengikuti pertandingan.
"Kuda, sebagaimana manusia, memerlukan waktu untuk berlatih, memahami situasi lomba, serta membangun kepercayaan dengan penunggangnya," jelas Aldo.
Penyelenggaraan CAR Jumping Festival juga menjadi bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi PON 2028. Proses seleksi atlet berkuda telah dimulai sejak sekarang. Hal ini mengingat pembinaan khusus direncanakan berlangsung pada 2027. Dengan waktu yang relatif singkat, pencarian dan pembentukan atlet potensial harus dilakukan sejak tahun ini.
“Persiapan sebenarnya sudah ada. Kuda-kuda yang akan bertanding juga sudah siap. Semua bisa mengikuti berbagai pertandingan. Target utama kami adalah mendapatkan atlet berkuda terbaik sejak dini,” ujar Aldo.
Pada PON sebelumnya, pihaknya bahkan sempat membela provinsi lain karena banyaknya permintaan dari luar Riau. Namun saat ini, ia memilih untuk fokus mengembangkan atlet lokal dan tidak lagi melatih di luar daerah.
Perhatian penuh diarahkan pada Pekanbaru dan Provinsi Riau. Agar, Riau mampu melahirkan atlet berkuda yang dapat bersaing di tingkat nasional.
Melalui CAR Jumping Festival, Aldo berharap olahraga berkuda dapat semakin membudaya di tengah masyarakat. Ajang ini dirancang sebagai kegiatan terbuka yang melibatkan keluarga, mulai dari anak-anak yang bertanding hingga orang tua dan saudara yang hadir memberikan dukungan.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa olahraga berkuda itu ada dan bisa dinikmati bersama. Mudah-mudahan dari sini muncul atlet-atlet baru yang terinspirasi untuk menekuni olahraga berkuda ke depannya,” pungkas Aldo.