Belum Miliki IPA dan Jaringan Pipa, Tenayan Raya-Kulim Jadi Prioritas Perumdam Tirta Siak Pekanbaru

31 Mei 2026
Plt Direktur Perumdam Tirta Siak Suryana Hakim. Foto: Surya/Riau1.

Plt Direktur Perumdam Tirta Siak Suryana Hakim. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Perumdam Tirta Siak terus berupaya memperluas cakupan layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Pekanbaru. Salah satu fokus utama  adalah menghadirkan layanan air perpipaan bagi masyarakat di Kecamatan Tenayan Raya dan Kecamatan Kulim yang hingga kini belum terjangkau jaringan distribusi air bersih.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Siak, Suryana Hakim, Minggu (31/5/2026), mengatakan, wilayah Tenayan Raya dan Kulim masuk dalam Zona 4 pelayanan SPAM. Namun, Perumdam Tirta Siak belum memiliki Instalasi Pengolahan Air (IPA) maupun jaringan pipa di kawasan tersebut.

"Untuk wilayah Zona 4 yang meliputi Kecamatan Tenayan Raya dan Kulim, kami belum memiliki instalasi pengolahan air maupun jaringan perpipaan hingga kini. Karena itu, pelayanan air bersih di kawasan tersebut masih menjadi tantangan," ujarnya.

Perumdam Tirta Siak tengah mengupayakan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) guna membangun IPA di wilayah tersebut. Kehadiran fasilitas pengolahan air dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang terus meningkat.

Selain pembangunan IPA, pihaknya juga berupaya menarik jaringan pipa dari Zona 2 menuju Zona 4. Agar, pelayanan air perpipaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Kami sedang mengajukan dukungan ke pemerintah pusat agar dapat dibangun IPA di kawasan Tenayan Raya. Di samping itu, kami juga berupaya menarik jaringan pipa dari Zona 2 ke Zona 4. Mudah-mudahan rencana ini dapat terealisasi," harapnya.

Suryana mengakui bahwa hingga saat ini belum seluruh wilayah Kota Pekanbaru terlayani jaringan air perpipaan. Oleh karena itu, masyarakat yang berminat menjadi pelanggan diimbau untuk berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Siak guna mengetahui ketersediaan jaringan di lingkungannya masing-masing. Masyarakat yang masih menggunakan sumur bor dapat melakukan konsultasi dengan Perumdam Tirta Siak terkait kemungkinan beralih ke layanan air perpipaan apabila jaringan telah tersedia.

"Kami mengajak masyarakat untuk berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Siak. Jika jaringan pipa sudah tersedia di wilayahnya, tentu dapat dilakukan proses peralihan dari penggunaan sumur bor ke air perpipaan," jelas Suryana.