Dinsos Pekanbaru Patroli Lampu Merah, PPKS yang Terjaring Dibawa untuk Asesmen
Petugas Dinsos Pekanbaru mengamankan seorang pengemis di persimpangan lampu merah. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru rutin melakukan patroli di sejumlah persimpangan lampu merah untuk memantau dan menjangkau Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) alias gelandangan dan pengemis (gepeng). Patroli dilakukan Tim Satuan Tugas Penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (Satgas PPKS) bersama staf Bidang Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dan Pekerja Sosial (Peksos) Dinsos Pekanbaru, Rabu (9/9/2026).
Kepala Dinsos Pekanbaru Junaedy, Sabtu (12/9/2026), mengatakan, patroli tersebut dilakukan sebagai upaya pemantauan sekaligus penjangkauan terhadap PPKS yang beraktivitas di persimpangan jalan. Petugas juga memberikan edukasi agar memahami risiko berada di tengah arus lalu lintas serta mengetahui layanan sosial yang dapat diakses.
"Dalam kegiatan patroli ini, kami melakukan pemantauan, penjangkauan, sekaligus memberikan edukasi kepada PPKS," ujarnya.
Sejumlah PPKS yang terjaring dalam patroli dibawa ke Kantor Dinsos. PPKS ini menjalani asesmen oleh Pekerja Sosial untuk mengetahui kondisi dan latar belakang sosial masing-masing.
"Selain asesmen, kami juga memberikan edukasi mengenai risiko beraktivitas di persimpangan jalan. PPKS juga kami berikan pemahaman mengenai pentingnya memanfaatkan layanan sosial yang tersedia," ungkap Junaedy.
Adapun sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi Lampu Merah Tengku Bey, Lampu Merah Harapan Raya, Lampu Merah Diponegoro, Lampu Merah Gajah Mada, dan Lampu Merah Kelapa Sawit. Patroli tersebut tidak hanya berorientasi pada penertiban, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pembinaan dan pelayanan sosial.
"Kami Pekanbaru berkomitmen untuk terus melakukan upaya pembinaan dan penanganan terhadap PPKS secara humanis serta berkelanjutan demi terciptanya lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman," ucap Junaedy.
