Kadis Perkim Pekanbaru Mardiansyah saat menyalurkan bantuan makanan ke keluarga anak stunting di Kecamatan Sail. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru sedang giat menekan angka balita yang terdampak sunting (gangguan pertumbuhan). Salah satu program pencegahan itu adalah penyaluran makanan bergizi ke anak stunting.
"Anak asuh stunting merupakan program dari Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun. Dengan adanya program ini, saya harap dapat mengurangi jumlah anak stunting," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Mardiansyah, Senin (8/5/2023).
Saat ini, Pemko Pekanbaru terus berupaya menekan angka prevalensi stunting. Dinas Kesehatan Pekanbaru mencatat penurunan jumlah anak yang mengalami stunting atau tengkes hingga Maret 2023.
Jumlah anak stunting yang dilaporkan setiap bulan di Posyandu itu, totalnya 318 orang anak pada akhir 2022 kemarin. Tapi, angka di tahun 2023 sudah menjadi 115 orang anak.
Pemko Pekanbaru memiliki program penanganan tengkes di setiap puskesmas. Beberapa program pencegahan stunting itu antara lain, memberikan edukasi tentang pola asuh anak yang baik dan benar. Pemko Pekanbaru juga menyalurkan bantuan makanan bergizi ke anak stunting.
"Langkah lainnya adalah program orang tua asuh," jelas Mardiansyah.
Program Bapak Asuh ini diterapkan selama 6 bulan. Bapak Asuh Stunting ini berjumlah 115 orang.