Perkuat Kesiapsiagaan, Damkar Pekanbaru Gandeng Empat Lapas Hadapi Keadaan Darurat

11 September 2026
Kepala DPKP Pekanbaru Zarman Candra bersama para kalapas. Foto: Istimewa.

Kepala DPKP Pekanbaru Zarman Candra bersama para kalapas. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran dan berbagai kondisi darurat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun sinergi antara Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru dengan sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas).

“Kolaborasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan dengan Kalapas Narkotika, Kalapas Perempuan, Kalapas Sialang Bungkuk, dan Kalapas Kelas IIA Pekanbaru ini dalam rangka mewujudkan Pekanbaru AMAN,” kata Kepala DPKP Pekanbaru Zarman Candra, Jumat (11/9/2026)

Kerja sama lintas instansi tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat kesiapsiagaan dan mewujudkan Pekanbaru yang aman. Kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. 

"Diperlukan komunikasi dan koordinasi yang kuat antarlembaga. Agar, setiap potensi keadaan darurat dapat direspons secara cepat dan tepat," ujar Zarman.

Lingkungan pemasyarakatan memiliki karakteristik khusus sehingga membutuhkan kesiapan penanganan kebakaran dan kondisi darurat secara terkoordinasi. Keselamatan penghuni lapas, petugas, proses evakuasi, hingga koordinasi personel menjadi aspek penting yang harus dipersiapkan.

Melalui kerja sama tersebut, DPKP Pekanbaru bersama jajaran lapas berkomitmen membangun pola koordinasi yang lebih kuat dengan berbagai instansi terkait. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran maupun kondisi darurat lainnya yang membutuhkan respons bersama.

"Kesiapan tidak hanya bergantung pada petugas pemadam kebakaran. Kondisi lingkungan, kesiapan personel, jalur evakuasi, serta kemampuan melakukan tindakan awal juga menjadi bagian penting dalam menghadapi keadaan darurat," ucap Zarman.

Warga diingatkan akan pentingnya upaya pencegahan kebakaran sejak dini. Ia menganjurkan setiap rumah, tempat usaha, maupun gedung menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

“Keberadaan APAR sangat penting sebagai pertolongan pertama saat api mulai muncul. Penanganan yang cepat bisa mencegah kebakaran meluas dan meminimalkan kerugian,” jelas Zarman.

Selain meningkatkan kesiapsiagaan, warga juga diminta segera melaporkan setiap kejadian kebakaran maupun kondisi darurat melalui layanan TRC Pekanbaru Aman 112. Layanan darurat terpadu tersebut beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses masyarakat secara gratis.