Pramuka Berprestasi Dapat Jalur Hijau Beasiswa dari Pemko Pekanbaru

12 September 2026
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Sulastri memasangkan lencana kepada anak-anak Pramuka karena telah mengikuti Jambore Nasional. Foto: Istimewa.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Sulastri memasangkan lencana kepada anak-anak Pramuka karena telah mengikuti Jambore Nasional. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Wali Kota Pekanbaru yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan apresiasi kepada para anggota Pramuka Pekanbaru yang telah mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) ke-12. Ia merasakan kekhawatiran selama para anggota Pramuka Pekanbaru mengikuti kegiatan berskala nasional tersebut. 

"Terus terang, selama mereka mengikuti Jambore, saya ikut merasakan khawatir. Mereka adalah anak-anak kita yang jauh berada dari rumah," kata Agung dalam upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Gelanggang Remaja, Sabtu (12/9/2026).

Rasa khawatir tersebut membuat ia memutuskan untuk datang langsung ke lokasi Jambore. Ia juga meminta laporan perkembangan para peserta secara berkala setiap 24 jam untuk memastikan kondisi anak-anak anggota Pramuka.

"Saya memutuskan untuk hadir langsung ke lokasi Jambore dan meminta laporan dua kali 24 jam untuk melihat perkembangan adik-adik sekalian. Saya ingin memastikan sendiri kesehatan, keamanan, serta kebutuhan adik-adik kita," ungkapnya.

Para anggota Pramuka Pekanbaru tidak hanya berhasil mengikuti rangkaian kegiatan dengan baik. Tetapi, anggota Pramuka juga menunjukkan sikap disiplin, menjaga adab, membangun persaudaraan, serta membawa nama baik Kota Pekanbaru.

Agung juga memberikan apresiasi khusus kepada Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Sulastri. Di bawah kepemimpinan Sulastri, ia menilai Pramuka Pekanbaru telah menunjukkan perkembangan yang membanggakan.

"Kita perlu akui bahwa Kakak Sulastri berhasil dalam memimpin Kwartir Cabang Pramuka Kota Pekanbaru. Hari ini, Pramuka Kota Pekanbaru tidak hanya dikenal prestasinya di Kota Pekanbaru maupun Provinsi Riau, tetapi sudah dikenal di tingkat nasional," ucap Agung.

Pelaksanaan kegiatan Pramuka dalam skala besar juga menjadi bagian dari sejarah bagi Kota Pekanbaru. Kegiatan Peringatan Hari Pramuka yang digelar sebesar dan semegah ini belum pernah ada di Pekanbaru selama ini.

"Ini merupakan sejarah. Belum pernah ada acara Pramuka di Kota Pekanbaru yang sebesar ini dan semegah ini," turur Agung.

Kegiatan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada prestasi. Tetapi, kegiatan kepramukaan juga menjadi sarana membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, terampil, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga menyampaikan kabar baik bagi anggota Pramuka Pekanbaru yang memiliki prestasi. Pemko Pekanbaru akan memberikan jalur khusus atau "jalur hijau" bagi anggota Pramuka yang meraih prestasi dan memperoleh sertifikat penghargaan dari Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru. Kebijakan tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap prestasi dan dedikasi generasi muda dalam kegiatan kepramukaan.

"Atas nama Pemko Pekanbaru, kami akan memberikan apresiasi dan jalur hijau untuk adik-adik Pramuka yang berprestasi, yang sertifikatnya dikeluarkan oleh Kwartir Cabang Kota Pekanbaru," ujar Agung.

Dengan adanya sertifikat prestasi kepramukaan tersebut, para penerima tidak perlu lagi mengikuti proses pendaftaran beasiswa seperti calon penerima pada umumnya. Tetapi, anggota Pramuka yang memiliki sertifikat prestasi kepramukaan sudah bisa langsung mendapatkan anggaran beasiswa untuk meneruskan pendidikan ke jenjang berikutnya 

Selain itu, Agung juga mengucapkan selamat kepada 74 penerima penghargaan kepramukaan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 56 orang menerima penghargaan kepramukaan. 

Penghargaan itu terdiri atas empat penerima Lencana Melati, tiga penerima Lencana Tiga Darma Bakti, lima penerima Lencana Karya Bakti, dua penerima Lencana Teladan, 38 penerima Lencana Pancawarsa, dan empat Pramuka Garuda.

Penghargaan juga diberikan kepada 18 organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru. Penghargaan yang diterima bukan sekadar tanda yang disematkan pada seragam. Lebih dari itu, penghargaan merupakan amanah untuk terus memberikan pengabdian terbaik.

"Penghargaan bukan sekadar tanda yang disematkan pada seragam. Penghargaan merupakan amanah agar semakin setia kepada Trisatya, semakin teguh menjalankan Dasa Darma, dan semakin luas memberikan manfaat kepada masyarakat," sebut Agung.

Diharapkan, Pramuka Pekanbaru terus menjadi wadah pembentukan generasi muda yang berkarakter, terampil, peduli, mandiri, dan berprestasi. Pemko mendorong agar prestasi Pramuka Pekanbaru tidak berhenti di tingkat daerah, tetapi terus berkembang hingga tingkat nasional.

"Bukan hanya dikenal di Pekanbaru dan di Riau, tetapi mampu berdiri dan berprestasi di tingkat nasional. Satu Pramuka untuk Indonesia. Jayalah Pramuka, jayalah Indonesia," pungkasnya.