Sertijab Rampung, Plh Sekdako Pekanbaru Minta Pejabat Pengawas Fokus di Jabatan Baru
Plh Sekdako Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Seluruh pejabat pengawas (eselon IV) yang baru dilantik diingatkan agar segera fokus menjalankan tugas di jabatan baru setelah proses serah terima jabatan (sertijab) selesai dilaksanakan. Sertijab menjadi penanda berakhirnya seluruh hak dan kewajiban yang melekat pada jabatan lama sekaligus berpindah secara penuh ke jabatan yang baru.
"Sebanyak 39 pejabat pengawas telah dilantik oleh wali kota Pekanbaru pada Jumat lalu. Dengan selesainya sertijab hari ini, seluruh pejabat tersebut resmi efektif bertugas di tempat yang baru. Hak dan kewajiban di jabatan lama sudah selesai dan seluruh pekerjaan di tempat tugas sebelumnya harus dituntaskan," kata Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Masykur Tarmizi usai sertijab pejabat pengawas di Aula DPMPTSP, Senin (27/7/2026).
Ia secara khusus mengingatkan para lurah agar tidak lagi mencampuri urusan administrasi di wilayah yang sebelumnya dipimpin. Seluruh tanggung jawab, termasuk penyelesaian berbagai administrasi, sepenuhnya menjadi kewenangan pejabat yang baru.
"Saya pernah menjadi lurah dan camat. Kalau sudah dilantik dan sertijab, tinggalkan jabatan lama," ujar Masykur.
Para lurah lama jangan lagi menitipkan atau mengurus administrasi, seperti register surat tanah. Karena, tugas itu sudah menjadi kewenangan pejabat yang menggantikan.
Meski disampaikan dengan nada bercanda, Masykur menegaskan pesan tersebut memiliki makna penting agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari pembinaan kepegawaian dan penyegaran organisasi.
Saat ini, Pemko Pekanbaru menerapkan sistem manajemen talenta yang memungkinkan setiap pejabat dievaluasi secara berkala berdasarkan kinerja. Bukan hanya pejabat pengawas, pejabat administrator hingga pejabat pimpinan tinggi pratama pun akan dievaluasi secara berkala.
"Perpindahan jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan. Agar, organisasi semakin efektif," ucap Masykur.
Tantangan aparatur pemerintah semakin besar seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat dan keterbukaan informasi publik. Kini, masyarakat dapat dengan mudah menilai kualitas pelayanan pemerintah dan menyampaikan apresiasi maupun kritik melalui berbagai saluran, termasuk media. Karena itu, ia meminta seluruh pejabat, khususnya para lurah dan pejabat kecamatan yang menjadi garda terdepan pelayanan publik, untuk bekerja secara profesional, maksimal, dan mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.
"Sebagian besar pejabat yang dilantik merupakan aparatur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Berikan pelayanan terbaik, layani masyarakat dengan profesional sehingga kepercayaan dan kepuasan masyarakat terhadap pemerintah terus meningkat," tutupnya.