Siswa SMA IT Al Fatih Pekanbaru Juara 1 Lomba Cerpen PMC SMART STIKES

13 September 2026
Kenzi Maulana, siswa SMA IT Al Fatih berhasil meraih Juara 1 Lomba Cerpen dalam ajang PMC SMART STIKES. Foto: Istimewa.

Kenzi Maulana, siswa SMA IT Al Fatih berhasil meraih Juara 1 Lomba Cerpen dalam ajang PMC SMART STIKES. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Islam Terpadu (IT) Tahfizh Al Fatih Pekanbaru. Kali ini, Kenzi Maulana berhasil meraih Juara 1 Lomba Cerpen dalam ajang PMC SMART STIKES.

Capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru. Prestasi Kenzi sekaligus menunjukkan bahwa siswa tidak hanya didorong untuk unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan literasi.

Melalui karya cerpen yang diikutsertakan dalam kompetisi, Kenzi mampu mengolah gagasan menjadi tulisan yang menarik dan bernilai. Keberhasilannya menjadi gambaran bahwa lingkungan pendidikan yang positif dapat mendorong siswa untuk berani menuangkan ide dan menghasilkan karya.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih oleh Kenzi Maulana. Juara pertama dalam Lomba Cerpen PMC SMART STIKES merupakan sebuah pencapaian yang patut diapresiasi," kata Kepala Sekolah SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru Ustaz Ilham Haeba, Minggu (13/9/2026).

Bagi SMA IT Al Fatih, prestasi bukan hanya tentang mendapatkan juara. Tetapi, prestasi itu juga tentang siswa yang berani mencoba, berani berkarya, dan mampu mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya.

"Prestasi yang diraih siswa merupakan bagian dari proses panjang. Di balik prestasi yang dicapai terdapat kemauan untuk belajar, keberanian mencoba, dukungan guru dan orang tua, serta lingkungan pendidikan yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang," ungkap Ustaz Ilham.

Karena itu, sekolah berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Tetapi, SMA IT Al Fatih juga membentuk karakter, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan siswa dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

“Kami ingin setiap anak mendapatkan kesempatan untuk menemukan dan mengembangkan potensi terbaiknya. Setiap siswa memiliki kelebihan masing-masing dan sekolah harus menjadi tempat yang memberikan ruang bagi potensi tersebut untuk tumbuh,” harap Ustaz Ilham.

Bagi SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru, setiap prestasi siswa merupakan bagian dari proses pendidikan yang mencakup pembelajaran, pembinaan karakter, kedisiplinan, serta pendampingan secara berkelanjutan. Prestasi Kenzi dalam kompetisi menulis cerpen juga menjadi gambaran pentingnya kemampuan literasi dalam membentuk generasi yang mampu berpikir kritis dan menyampaikan gagasan secara efektif.

"Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi, kemampuan membaca, menulis, berpikir kritis, serta mengomunikasikan ide menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan. Karena itu, siswa perlu diberikan ruang untuk tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengolahnya menjadi gagasan dan karya," sebut Ustaz Ilham.

Sebagai sekolah Islam terpadu berbasis tahfiz, SMAIT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru berupaya memadukan pendidikan akademik, keislaman, tahfiz, pembentukan karakter, kreativitas, dan pengembangan prestasi. Sekolah tidak hanya mempersiapkan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi 

"Kami juga membekali mereka dengan karakter yang diharapkan menjadi fondasi dalam menghadapi masa depan. Prestasi Kenzi Maulana dalam ajang PMC SMART STIKES pun diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk berani mencoba, menulis, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki," pungkas Ustaz Ilham.