Priyani, siswi SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru berhasil meraih Juara 3 Lomba Desain Poster pada ajang PMC SMART STIKES. Foto: Istimewa.
RIAU1.COM -Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar SMA Islam Terpadu (IT) Tahfizh Al Fatih Pekanbaru. Kali ini, prestasi datang dari bidang kreativitas setelah salah seorang siswinya, Priyani, berhasil meraih Juara 3 Lomba Desain Poster pada ajang PMC SMART STIKES.
Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru. Prestasi Priyani sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik memiliki ruang untuk berkembang tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam bidang kreativitas dan seni visual.
Lomba desain poster menuntut peserta untuk mampu mengolah gagasan, mengembangkan kreativitas, memperhatikan unsur visual, serta menyampaikan pesan secara menarik dan komunikatif. Karena itu, capaian Priyani menjadi gambaran dari kemampuan siswi dalam menuangkan ide menjadi sebuah karya yang memiliki nilai dan pesan.
Kepala SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru Ustaz Ilham Dwitama Haeba, Minggu (13/9/2026), menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Priyani. Setiap prestasi pelajar tidak terlepas dari keberanian untuk mencoba, kemauan belajar, latihan, serta dukungan lingkungan pendidikan dan keluarga.
“Kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi kepada Priyani atas prestasi yang telah diraih. Juara 3 dalam Lomba Desain Poster PMC SMART STIKES tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi sekolah. Namun, yang lebih penting bagi kami adalah proses yang telah dilalui, bagaimana seorang siswi berani mencoba, mengembangkan kreativitas, belajar dari pengalaman, dan memberikan karya terbaiknya,” katanya
Setiap peserta didik memiliki potensi yang berbeda. Karena itu, sekolah memiliki tanggung jawab untuk memberikan ruang agar kemampuan tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
“Setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Ada anak yang kuat di bidang akademik, tahfiz, olahraga, seni, teknologi, desain, organisasi, dan berbagai bidang lainnya. Tugas kami memberikan ruang agar potensi tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara optimal,” jelas Ustaz Ilham.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendorong peserta didik untuk berkembang secara menyeluruh.
Melalui kegiatan pembelajaran, pembinaan, ekstrakurikuler, kompetisi, serta berbagai aktivitas pengembangan diri, peserta didik didorong untuk tidak sekadar menjadi penonton.
"Kami memberikan mereka kesempatan untuk berani mengambil peran, mencoba hal baru, sekaligus menghasilkan karya. Dalam kompetisi desain poster, misalnya, mereka tidak hanya belajar membuat karya yang menarik secara visual. Mereka juga belajar bagaimana menuangkan gagasan dan menyampaikan pesan secara tepat kepada orang lain," sebut Ustaz Ilham.
Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk menghadapi dunia yang semakin kreatif dan kompetitif. Kemampuan berpikir kreatif, mengolah ide, menyampaikan pesan, serta menghasilkan karya menjadi bagian dari keterampilan yang dibutuhkan di masa depan.
"Bagi kami, kemenangan dalam sebuah kompetisi memang menjadi kebanggaan. Namun, keberanian peserta didik untuk keluar dari zona nyaman dan menguji kemampuan yang telah dipelajari dinilai jauh lebih penting," tutur Ustaz Ilham.
Setiap perlombaan memberikan pengalaman baru. Peserta didik belajar mempersiapkan diri, menyusun strategi, menerima masukan, menghadapi tekanan, hingga mengevaluasi hasil yang diperoleh.
Prestasi Priyani pun menjadi bagian dari semangat SMA IT Tahfizh Al Fatih Pekanbaru untuk terus memberikan kesempatan kepada peserta didik agar berkembang sesuai dengan minat dan potensinya masing-masing. Sekolah berharap pencapaian tersebut menjadi awal dari prestasi-prestasi berikutnya sekaligus inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk berani mencoba dan mengembangkan kemampuan.
