Kunjungi Riau, Ini yang Diinginkan Konjen Jepang

20 Januari 2026
Konjen Jepang kunjungi Riau

Konjen Jepang kunjungi Riau

RIAU1.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau kedatangan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Medan, Senin (19/1/2026). Kunjungan tersebut diterima Sekretaris Daerah Syahrial Abdi di ruang kerjanya.

Consul General Furugori Toru menyebutkan saat tiba di Provinsi Riau, dirinya menilai daerah ini merupakan daerah kaya akan sumber daya dan berpotensi mendorong taraf ekonomi Indonesia.

"Saya sangat senang berkunjung ke Riau. Saat mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru, saya menyaksikan langsung pemandangan Kota Pekanbaru yang bersih dan melestarikan lingkungan yang hijau. Kaya akan budaya dan nuansa khas Melayu," kata Furugori Toru.

Selain berkunjung ke Pemprov Riau, dirinya yang menetap di Kota Pekanbaru selama tiga hari itu juga akan menemui Wali Kota Pekanbaru dan Kapolda Riau.

"Besok saya akan menemui Wali Kota Pekanbaru dan Kapolda Riau. Hari ini saya ingin menikmati keseimbangan budaya tradisional dan modern yang disajikan kota ini, saya ingin mencicipi kuliner di Riau dan mempostingnya di instagram," ungkapnya.

Dalam kunjungan ini, pihaknya ingin kerjasama antara Provinsi Riau dengan Jepang dapat terus berjalan.

"Tujuan kami datang untuk menjalin kerjasama antardaerah pada wilayah kerja kami. Dan saya merasa ada kesamaan antara Indonesia dan Jepang, termasuk sistem kekeluargaan yang hangat dan juga aneka kulinernya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi menyambut baik kunjungan tersebut. Meyakini pendapat Konjen Jepang mengenai Kota Pekanbaru sebagai wajah Riau. dirinya mengatakan budaya Melayu akan sangat kental dirasakan wisatawan saat berkunjung.

"Kami ucapkan selamat datang. Memang benar, Riau ini adalah Bumi Melayu Lancang Kuning. Saat tiba di bandara, para wisatawan disuguhkan langsung dengan ornamen khas Melayu. Untuk kantor pemerintah pun masih menggunakan arsitektur bernuansa Melayu," kata Syahrial Abdi.

Disebutkannya, terdapat beberapa kebudayaan Melayu yang dapat dinikmati saat berkunjung ke Riau. Mulai dari kuliner, tradisi hingga kesenian.

"Kami memiliki makanan khas seperti bolu kemojo, pisang kipas ataupun makanan berat mie sagu, gulai ikan patin dan roti jalan. Kami memiliki 168 makanan turunan dari Sagu," katanya.

Syahrial juga membeberkan beberapa rekor muri yang telah diraih Riau dalam kategori kebudayaan. Di antaranya penyajian mie sagu terbanyak dan tari Zapin berbusana kebaya labuh kekek yang menembus rekor dunia.*