Ilustrasi/net
RIAU1.COM - Sebanyak 1.089 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Padang kini tengah bersiap menuju Tanah Suci. Jika tidak ada aral melintang, rombongan kloter pertama dijadwalkan mulai bertolak pada 23 April 2026 mendatang.
Menjelang keberangkatan, Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh jemaah. Kasubag Bina Mental dan Keagamaan Setda Kota Padang, Zul Asfi Lubis, mengingatkan para jemaah agar sepenuhnya fokus pada prosesi ibadah dan tidak menyibukkan diri dengan aktivitas dokumentasi yang tidak perlu.
"Kami mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan momentum berhaji ini sebagai waktu ibadah secara khusyuk. Mohon tidak melakukan live streaming maupun swafoto secara berlebihan selama berada di kawasan suci," ujar Zul Asfi Lubis saat memberikan keterangan pada Selasa (14/4/2026) yang dimuat Padangkita.com.
Pihaknya mengingatkan bahwa otoritas keamanan Arab Saudi memberlakukan larangan keras terhadap aktivitas dokumentasi, baik foto maupun video, di area Masjid Nabawi dan Masjidil Haram. Jemaah yang melanggar berisiko mendapatkan teguran hingga tindakan tegas dari petugas keamanan setempat demi menjaga ketertiban dan kekhusyukan jemaah lain dari seluruh dunia.
Selain faktor etika ibadah, Zul Asfi juga menekankan pentingnya menjaga stamina fisik. Mengingat rangkaian ibadah haji sangat mengandalkan kekuatan fisik, jemaah diimbau mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin agar tetap bugar saat berada di cuaca yang berbeda.
Pada hari yang sama, suasana haru menyelimuti Masjid Al Hakim Padang saat dilakukan pelepasan bagi 344 jemaah calon haji asal Padang yang terdaftar melalui Bank Nagari. Staf Ahli Wali Kota Padang, Feri Mulyani Hamid, yang mewakili Pemerintah Kota, menitipkan pesan agar jemaah senantiasa disiplin dan mandiri, terutama bagi mereka yang tergolong lanjut usia (lansia).
"Disiplin adalah kunci kesempurnaan ibadah di Tanah Suci. Selalu berkoordinasi dengan ketua regu maupun kloter, dan jangan mengambil keputusan sendiri. Bagi jemaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pastikan stok obat-obatan pribadi mencukupi," tutur Feri Mulyani.
Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menyatakan kebanggaannya atas kepercayaan besar masyarakat Sumatra Barat. Ia memaparkan bahwa pada tahun 2026 ini, hingga Maret saja sudah tercatat 1.882 calon jemaah yang mendaftar melalui Bank Nagari.
"Untuk tahun ini, secara total kami melepas 1.900 jemaah di seluruh Sumatra Barat, dan 344 orang di antaranya berasal dari Kota Padang. Sebagai bentuk dukungan, kami memfasilitasi jemaah dengan perlengkapan seperti syal dan jaket jersey untuk melindungi dari cuaca dingin di Madinah," jelas Roni.
Roni juga menitipkan doa kepada para jemaah agar selama di Tanah Suci turut mendoakan keselamatan bagi Ranah Minang agar dijauhkan dari bencana serta membawa keberkahan bagi pembangunan daerah.
Sebagai informasi teknis, pemberangkatan haji 2026 secara resmi dimulai pada 22 April 2026. Sebanyak 386 jemaah kloter pertama Kota Padang dijadwalkan mulai memasuki Asrama Haji Padang pada 23 April 2026 pukul 06.00 WIB untuk proses administrasi akhir sebelum terbang ke Arab Saudi.*