Senin, 09 Desember 2019

NASIONAL

Pemilu Usai, Milenial Pendukung Kedua Paslon Pilpres 2019 Sepakat Bersatu

news24xx


Sandiaga Salahudin Uno dan Jokowi yang merupakan kontestan di Pilpres 2019 lalu Sandiaga Salahudin Uno dan Jokowi yang merupakan kontestan di Pilpres 2019 lalu

RIAU1.COM - Dua kubu pendukung para paslon kontestan Pilpres 2019 lalu bersepakat kembali bersatu pasca pemilu dan ingin menghapus sekat yang selama ini terbentuk karena perbedaan dukungan.

"Ya, kedua relawan milenial sepakat dan memiliki semangat yang sama untuk bergerak dari tahapan kompetitif ke kolaborasi, membangun bangsa,'' ujar Inisiator persatuan kedua relawan, Arief Rosyid dilansir Republika.co.id, Jumat 12 Juli 2019.

Baca Juga: Jokowi Bakal Menggaji Para Pengangguran 2020, Pecatan BUMN: Saya Tidak Yakin

www.jualbuy.com

Arief menuturkan, relawan milenial pendukung petahan tergabung dalam organisasi Kita Satu. Sementara, relawan Prabowo-Sandi tergabung dalam organisasi Gerakan Millenial Indonesia.

"Kolaborasi ini dilakukan sebagai usaha menjaga persaudaraan politik, kita menamainya dengan 'Young Penting Indonesia', dengan harapan bisa menjadi semangat seluruh generasi milenial kembali bersatu," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Nasional GMI, Sasha Tutuko mengatakan, kolaborasi generasi muda akan menghasilkan potensi yang sangat besar bagi NKRI.

Baca Juga: Tagar 'ErickGebukMafiaGaruda' Trending di Twitter, Warganet Pesankan ini ke Menteri BUMN

Iklan Riau1

"Jadi sebenarnya tidak perlu mengubah posisi masing-masing, dalam demokrasi kan ada mekanisme cek dan balance. Seperti pesan Bang Sandiaga Uno, pembina kami, anak muda harus dapat bekerjasama membangun negeri ini," sebutnya.

Terpisah, Koordinator Kita Satu, Pradana Indraputra menyatakan, setiap kubu milenial memiliki pengalaman dan wawasan Indonesia yang baik, ini terbentuk saat pilpres lalu.

"Nah, pengalaman itu baik untuk membangun Indonesia, seperti kata pak Jokowi, darimana pun dulu kelompok kita, walaupun berbeda pilihan, tapi toh kita sama anak Indonesia, membangun Indonesia," tutupnya.





Loading...