Rabu, 12 Agustus 2020

RIAU

Sistem Zonasi PPDB, Ini Tanggapan Persatuan Guru Honor di Riau

news24xx


Saat podcast Saat podcast

RIAU1.COM - Selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di provinsi Riau, banyak aduan dari wali murid karena anak mereka tidak bisa diterima di sekolah yang sebenarnya tidak jauh dari tempat tinggalnya.

Baca Juga: Ada Penambahan 32 Pasien Positif Covid-19 di Riau Hari ini, 2 Diantaranya Anak-anak di Pelalawan dan Pekanbaru

www.jualbuy.com

Sebab itu, menurut Forum Komunikasi Guru dan Pegawai Honorer Sekolah Negeri (Forgupahsn) provinsi Riau sistim zonasi harus dipertimbangkan dengan jumlah sekolah yang ada di satu kawasan.

"Dalam penerimaan perserta didik baru (PPDB) saya sebagai guru, berpendapat kalau sistim zonani harus dipertimbangkam jumlah sekolah yang ada, sementara jumlah penduduk terus meningkat," kata Eko Wibowo Ketua Porgupahsn provinsi Riau.

Agar sistim zonasi tiap tahun tidak jadi permasalahan yang berulang, Eko berharap ada penambahan jumlah sekolah, sehingga tidak ada lagi anak didik yang harusnya bisa diterima di sekolah yang dekat rumah, terpaksa mencari sekolah lain.

Baca Juga: Hari ini Riau Tambah 32 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 6 Kabupaten/Kota

"Kalau tak cepat di evaluasi, tahun depan akan jadi masalah berulang," ucapnya.

"SMA di Pekanbaru ada 16, SMK 8,  sementara SMP ratusan. Peningkatan orang yang masuk sekolah negeri tahun ini meningkat tajam bisa dua kali lipat. Pemetaan itu kita lihat sekolah per-kecamatan, agar sistim zonasi tidak sulit," papar dia menjelaskan.





loading...
Loading...