Upaya pemadaman Gedung Inspektorat dan Bapenda Padang yang terbakar
RIAU1.COM - Kebakaran melanda kompleks perkantoran Pemerintah Kota Padang di Jalan Sawahan No. 50, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Senin (13/7) dini hari. Api menghanguskan Gedung Inspektorat Kota Padang, sebagian bangunan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, serta Nafara Guest House yang berada di kawasan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang pada pukul 00.31 WIB. Satu menit kemudian armada diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.36 WIB. Dengan jarak tempuh sekitar 2,5 kilometer, petugas bergerak cepat untuk mencegah kobaran api meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Menurut keterangan saksi, Dani Putra (36), api pertama kali terlihat sudah membesar dari salah satu ruangan di lantai dua Gedung Inspektorat Kota Padang. Menyadari kondisi tersebut, saksi segera melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Kabid Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan sebanyak 12 unit armada dengan sekitar 90 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Petugas menghadapi situasi yang cukup menantang karena lokasi berada di kawasan padat aktivitas dan berada di tepi jalan raya sehingga dipadati masyarakat yang menyaksikan peristiwa tersebut.
"Petugas berupaya memutus rambatan api agar tidak meluas ke bangunan lain. Berkat penanganan cepat, kebakaran berhasil dilokalisasi sehingga aset di sekitar lokasi dengan nilai diperkirakan mencapai Rp30 miliar dapat diselamatkan," ujar Rinaldi yang dimuat Hariansinggalang.
Akibat peristiwa itu, luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 500 meter persegi. Kerugian material sementara ditaksir sekitar Rp1,8 miliar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Tidak ada pula warga yang harus mengungsi.
Selain Gedung Inspektorat dan Bapenda Kota Padang, Nafara Guest House milik Tiara (55), seorang dosen, turut mengalami kerusakan akibat kebakaran tersebut.
Rinaldi menambahkan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Tim terkait bersama aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk memastikan sumber api.
Selama proses pemadaman, personel Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mendapat dukungan dari TNI, Polri, PMI, dan Satpol PP. Sinergi antarinstansi tersebut mempercepat penanganan sehingga api tidak merambat ke bangunan lain yang berada di sekitar lokasi.
Hingga Senin pagi, petugas masih melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Aparat juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi guna memberikan ruang bagi petugas menyelesaikan penanganan serta proses penyelidikan.*